Demi BBM Subsidi, 12 Ribu Kendaraan di Gorontalo Mendaftar ke MyPertamina

Pendaftaran 12.272 kendaraan ini demi bisa menikmati bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang dijual SPBU Pertamina. 

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Potret kendaraan di jalan Kota Gorontalo. Sebanyak 12.272 kendaraan di Gorontalo kini sudah terdaftar di MyPertamina. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sebanyak 12.272 kendaraan di Gorontalo kini sudah terdaftar di MyPertamina

Pendaftaran 12.272 kendaraan ini demi bisa menikmati bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang dijual SPBU Pertamina. 

Jika diakumulasi, jumlah kendaraan roda empat yang mendaftar telah mencapai 83.455.

Jumlah itu mencakup wilayah Sulawesi sejak 1 Juli hingga hari Senin (5/9/2022) sosialisasi website subsiditepat.mypertamina.id.

Rinciannya, Sulawesi Selatan 33.753 kendaraan, Sulawesi Utara 19.430 kendaraan, Provinsi Gorontalo 12.272 kendaraan, Sulawesi Tenggara 10.499 kendaraan, Sulawesi Tengah 5.101 kendaraan, dan Sulawesi Barat 2.359 kendaraan.

Kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali, uji coba pembelian BBM subsidi dengan scan QR Code berlaku sejak 1 September 2022. 

“Untuk yang belum memiliki QR code masih dapat mengisi seperti biasanya namun dicatat nopolnya, tetapi ke depannya akan ada perlakuan yang berbeda ketika sudah masuk fase penerapan.” kata Laode. 

Penerapan ini menurutnya, agar kendaraan yang membeli BBM subsidi dapat termonitor dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Masyarakat diminta mendaftar segera, agar tak kaget saat penerapan nanti. 

Dibuka layanan pendaftaran on the spot di beberapa SPBU di setiap wilayah dan aplikasi MyPertamina bagi yang sudah memiliki di HPnya.

Pihaknya menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu penyaluran BBM Subsidi agar tepat sasaran karena tercatat dengan lebih baik dan transparan. 

“Inilah yang kami harapkan, kami dapat mengenali siapa saja konsumen Pertalite dan Solar subsidi dan tentunya melindungi masyarakat yang memang berhak mengkonsumsinya,” katanya. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved