AJI Mataram Kembalikan Uang Suap Rp10 Juta ke Pemberi

Uang  dengan nominal Rp10 juta diserahkan Lembaga Bantuan Hukum  (LBH) Mataram selaku kuasa hukum AJI Mataram kepada  Perwakilan Kasta NTB Abdul Hafiz

Penulis: Redaksi |
TribunGorontalo.com/free
Direktur LBH Mataram, Badaruddin (dua dari kanan) saat menyerahkan uang dugaan suap ke perwakilan Kasta NTB 

TRIBUNGORONTALO.COM, - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mataram mengembalikan uang dugaan suap ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  Kasta NTB, Senin (5/9). 

Uang  dengan nominal Rp10 juta diserahkan Lembaga Bantuan Hukum  (LBH) Mataram selaku kuasa hukum AJI Mataram kepada  Perwakilan Kasta NTB Abdul Hafiz Humaidi

Direktur LBH Mataram Badaruddin, SH menyampaikan, AJI Mataram telah menitipkan uang dugaan suap dari Ketua Kasta NTB, Lalu Wink Haris. Secara prosedural, AJI Mataram telah menempuh upaya yang diatur secara organisasi untuk pengembalian. Akan tetapi, yang bersangkutan tidak kooperatif. 

"Kawan- kawan AJI sudah bersurat secara resmi dan telah diberikan waktu 1x24 jam untuk mengambil uang dugaan suap, tetapi tidak digubris," kata Badaruddin. 

Karena tidak digubris, maka AJI Mataram menitipkan uang sejumlah Rp10 juta ke LBH Mataram. Pihaknya kemudian berkomunikasi dengan Kasta  NTB agar segera mengambil uang tersebut.

Jika tidak, menurut rencana uang dugaan suap itu akan diserahkan ke Posko Pengaduan Suap dan Gratifikasi Kejaksaan Tinggi NTB. 

Akan tetapi perwakilan Kasta NTB, Senin siang datang ke Sekretariat LBH Mataram di Kompleks Pertokoan Gomong Square, Kelurahan Dasan Agung Baru, Kecamatan Selaparang.

"Tadi dari Kasta NTB mengutus dua orang perwakilan untuk mengambil uang tersebut," sebutnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua LSM Kasta NTB Lalu Wink Haris  melalui sambung telepon dengan menggunakan mode speaker, menyampaikan  permohonan maaf kepada korban dan AJI Mataram

"Saya pribadi apabila yang saya lakukan malam itu diterjemahkan atau artikan berbeda . Secara pribadi menyampaikan permohonan maaf ke pribadi adinda dan ke media adinda. Ini juga sekaligus permintaan maaf kami secara kelembagaan, " ucapnya. 

Wink Haris juga akan berupaya mengklarifikasi ke pihak-pihak lain untuk memulihkan nama baik Haris Mahtul. 

Ketua AJI Mataram M. Kasim mengatakan, pengembalian uang dugaan suap melalui LBH Mataram terpaksa harus dilakukan karena upaya pengembalian secara kelembagaan tidak direspon oleh LSM Kasta NTB, sehingga melibatkan LBH Mataram sebagai jejaring AJI Mataram

Langkah itu ditempuh untuk menangkal isu suap pada pemberitaan penimbunan BBM di SPBU Meninting. "Kami ingin menjaga integritas. Apalagi untuk menutup-nutupi kasus kejahatan, yang menyangkut kepentingan publik." tegasnya. 

Pengembalian uang itu sebagai bentuk pembelajaran dan edukasi kepada masyarakat, NGO, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk secara sadar menghormati kemerdekaan pers dan tidak melakukan upaya suap kepada jurnalis, 

"Kemerdekaan pers itu adalah buah perjuangan bersama yang harus kita jaga dan rawat bersama." pungkas M Kasim.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved