Rabu, 11 Maret 2026

Eden Hazard Tak Laku di Bursa Transfer, Real Madrid Pasrah

Eden Hazard saat ini jadi pilihan terakhir Carlo Ancelotti. Pemain 31 tahun itu telah kehilangan sentuhannya, setelah deretan masalah cedera.

Tayang:
zoom-inlihat foto Eden Hazard Tak Laku di Bursa Transfer, Real Madrid Pasrah
Twitter
Presiden Real Madrid, Florentino Perez dan Eden Hazard 

TRIBUNGORONTALO.COM - Tidak lagi seperti dahulu, Real Madrid kini berhenti mengharapkan Eden Hazard.

Eden Hazard saat ini jadi pilihan terakhir pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. Pemain 31 tahun itu telah kehilangan sentuhannya, setelah deretan masalah cedera.

Carlo Ancelotti sempat mengaku masih ingin mengandalkan Eden Hazard. Tetapi Real Madrid menilai striker Belgia itu bahkan dibelakang Valverde, Rodrygo dan Asensio dalam urutan prioritas Carlo Ancelotti.

Dalam perayaan gelar ke-35 La Liga di Cibeles, Pemain Belgia itu meyakinkan semua pendukung Real Madrid bahwa mereka akan dapat melihat pemain yang telah memukau Liga Premier selama lebih dari lima tahun musim ini.

Kondisi fisik Hazard cukup mengalami peningkatan. ketika dia melanjutkan aktivitas setelah liburan.

Dilansir Jose Felix Diaz dari Marca, etos kerja pemain 31 tahun itu lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Prediksi Starting Line Up Real Madrid La Liga Pekan 3: Rodrygo Mimpi Buruk Espanyol

Namun pihak klub, tidak dapat memastikan apakah perubahan ini telah menyebabkan peningkatan di lapangan.

Ancelotti tampaknya tidak terlalu terkesan pada Hazard. Pemain Belgia tidak bermain selama satu menit pun di Piala Super UEFA.

Bahkan pemain seperti Asensio mulai tersingkirkan, Hazard masih di belakangnya.

Hazard sempat tampil melawan Celta Vigo. Ia menggantikan Vinicius Jr di menit 83.

Eden Hazard debut
Eden Hazard debut di pertandingan Real Madrid vs Celta Vigo

Tiga menit berselang, Karim Benzema dilanggar di kotak penalti. Berawal dari umpan satu sentuhan, Rudiger penetrasi ke final third lalu mengumpan ke Benzema, kapten Los Blancos mengontrol bola. Dari arah belakang, bek Celta menekel kaki kanan Benzema.

Setelah wasit menunjuk titik putih, Benzema mempercayakan penalti tersebut pada Hazard, guna membangkitkan semangatnya.

Hazard gagal mengkonversi gol kelima Real Madrid. Tendangannya terbaca kiper.

Ketika ditanya tentang penalti Hazard setelah pertandingan, Ancelotti mengaku senang terhadap tindakan Benzema, "Itu adalah isyarat yang sangat indah dari Karim yang memberikannya (penalti) kepada Eden."

"Hazard kembali sekarang. Tidak masalah dia gagal penalti, karena dia menanganinya dengan brilian."

"Eden membuktikan dia menuju ke arah yang benar."

Masalah cedera

Musim semi 2017, Madrid menyusun rencana untuk mengontrak Hazard, dan Thibaut Courtois.

Dan ketika Zidane kembali pada 2019, Madrid menyerahkan otoritas yang lebih besar untuk membangun tim, barulah pemain Belgia itu menjadi prioritas utamanya.

Klub yang telah kehilangan Cristiano Ronaldo, tentu saja mengabulkan permintaan itu.

Eden Hazard injury
Eden Hazard mengalami cedera (Marca)

Kedatangan Eden Hazard ke Real Madrid membawa petaka. Ia cedera hamstring di musim pertamanya, dan harus absen 25 hari.

Dua bulan berikutnya ia mengalami memar dan harus menepi selama delapan hari.

Puncaknya pada awal Desember, Hazard cedera parah. Ia sampai harus menjalani perawatan lebih dari dua bulan dan melewatkan 15 pertandingan.

Total Hazard telah cedera 16 kali sepanjang karirnya di Real Madrid.

Musim lalu, ia mendapatkan empat jenis cedera berbeda, namun sekarang Ia telah kembali bermain normal.

Kehilangan Sentuhan

Dikutip dari The Guardian, tahun 2010, tatkala Zinedine Zidane ditunjuk sebagai penasihat Presiden Florentino Perez, Ia pernah memberikan usulan untuk merekrut Hazard.

Pemain internasional Belgia kala itu baru berusia 19 tahun. Ia bermain untuk Lille.

"Saya akan mengambil Eden Hazard dengan mata tertutup.” kata mantan pelatih Real Madrid itu 11 tahun lalu.

Hazard memenuhi banyak harapan Los Blancos, semenjak klub kehilangan Cristiano Ronaldo. Pencetak 110 gol dan 92 Assist di Chelsea tentu saja tidak meragukan keputusan Florentino Perez mendatangkannya.

Masalah mulai muncul semenjakkepemimpinan Zinedine Zidane. Hazard lebih banyak masuk Sanitas daripada lapangan pertandingan.

Hingga kini, Ancelotti kembali mengambil kursi kepelatihan. Hazard masih belum berubah dari hobi lamanya 'Bench warmer'.

Sebenarnya, Hazard tidak demikian buruk. Ancelotti pun tidak meragukan kualitasnya.

“Memang benar bahwa Eden akan bermain lebih banyak dari tahun lalu, dengan mempertimbangkan bahwa dia bisa bermain di posisi menyerang yang berbeda," ujar Ancelotti dikutip Marca.

Menurutnya, Hazard bisa bermain di berbagai posisi ketika dibutuhkan. Dimana Ancelotti telah mengujinya di pertandingan pramusim Real Madrid.

Baca juga: Pelatih Real Madrid Tegaskan Tidak Akan Cari Pengganti Asensio

"Dia terbiasa bermain di kiri, dia juga bermain bagus di kanan tahun lalu di Bilbao dan kami sedang bermain. mengujinya dengan false nine di mana dia bisa menunjukkan kualitasnya. Dia akan bermain lebih banyak," kata Ancelotti.

Tetapi klub tidak lagi menaruh ekspektasi tinggi. Kontrak Hazard akan berakhir tahun 2024.

Real Madrid lebih suka menempatkannya di daftar penjualan. Saat ini tidak ada satu pun klub meminati sang pemain. (*)

 

(Sumber: Marca)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved