Ojol Gorontalo

Si Gondrong Pengeroyok Abang Ojol Jadi Tersangka, Diborgol dan Rambutnya Dipotong

Setelah dilakukan gelar perkara dan memeriksa saksi-saksi, dua tersangka masing-masing ID (40) dan M (25), ditetapkan tersangka. 

TribunGorontalo.com/Agung
Pria berinisial IG (40) dan RM pengeroyok abang Ojol Gorontalo. Keduanya diborgol polisi. Statusnya kini tersangka. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kurang dari 24 jam, Polres Gorontalo Kota meringkus pelaku pengeroyok abang ojol (ojek online)  Gorontalo. 

Setelah dilakukan gelar perkara dan memeriksa saksi-saksi, dua tersangka masing-masing ID (40) dan RM (25), ditetapkan tersangka. 

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Ardi Rahananto pada jumpa pers Senin siang (22/8/2022), menjelaskan, kedua pelaku terbukti menganiaya korban hingga luka-luka.

Sebetulnya, ada tiga terduga dalam kasus penganiayaan itu. Namun menurut AKBP Ardi, “dari hasil keterangan dan CCTV, didapatkan salah satu (terduga pelaku) ikut melerai, tidak memukul.” 

Sebelumnya, menjelang Minggu (21/8/2022) tengah malam, sekitar 100-an ojol mendatangi Polres Gorontalo Kota.

Ratusan ojol mendesak polisi segera mengamankan dua tersangka pengeroyokan terhadap rekannya. 

Aksi pengeroyokan sempat diabadikan warga, dan tersebar di media sosial. Menyebabkan para ojol ini emosi. Pelaku IG berambut gondrong terlihat banyak melayangkan pukulan kepada korban. 

Korban pun, malam itu juga, melapor ke SPKT Polres Gorontalo. 

Pengeroyokan diketahui di gerai Alfamart yang berada di Jl HB Jassin, atau di kawasan Bundaran Saronde.

Iwan S Abdul Latif, Satgas Gojek berpesan kepada para pelaku ojol, untuk menahan diri. Tidak bertindak gegabah. 

“Percayakan proses hukum kepada otoritas terkait.” tukas dia. 

Secara lengkap, dari hasil pemeriksaan polisi, motif penganiayaan abang ojol Gorontalo itu hanya persoalan sepele. 

Pelaku RM dan korban, bersenggolan kala melintas di Jl HB Jassin, tepatnya di Supermarket Gelael. 

Pelaku yang tidak senang, lantas mengajak rekanya IG untuk mengejar si abang ojol. 

Antara korban dan dua pelaku lantas bertemu di depan gerai Alfamart di kawasan Bundaran Saronde, Kota Gorontalo. 

Penganiayaan terjadi, usai pelaku dan korban saling adu mulut. 

Meski begitu, polisi menjelaskan, jika korban telah memintaa maaf. 

“Ada perselisihan, dan korban sudah berusaha meminta maaf, tapi dari pelaku tetap melakukan pengeroyokan,” tukas Ardi. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved