Dinas Perikanan Gorontalo Sediakan Booth Kekinian untuk Pasarkan Produk Olahan Ikan

Para penerima ini juga dilakukan pembinaan dan harus mempresentasikan rencana aksi setelah menerima bantuan.

TribunGorontalo.com/free
Ilustrasi -- booth kekinian 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo mulai mamasarkan olahan ikan ini dengan model booth kekinian.

Pemasaran menggunakan booth kekinian terinspirasi dari menjamurnya booth kekinian di setiap kota dan menjadi tempat nongkrong anak muda. 

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melalui dana APBD 2022 meralisasikan ide tersebut dengan anggaran Rp79,9 juta untuk 10 unit booth container yang dibagikan ke pelaku UMKM di Kabupaten dan Kota Gorontalo.

Penyerahan booth container ini bertempat di Tinelo meeting room Dinas Kelautan dan Perikanan. 

Para penerima ini juga dilakukan pembinaan dan harus mempresentasikan rencana aksi setelah menerima bantuan.

Sila N Botutihe Kepala DKP Provinsi Gorontalo mengapresiasi kepada pelaku UMKM penyelamat perekonomian bangsa yang telah terpilih menerima bantuan booth container. 

Bantuan ini merupakan sarana pemasaran hasil perikanan.

“Dari sekian banyak proposal yang masuk hanya ada 10 yang menjadi prioritas dan terpilih untuk mendapatkan booth container ini,” kata Sila Botutihe, Selasa (16/8/2022).

Sebanyak 10 orang penerima prioritas ini menjadi fokus utama di DKP. Karena UMKM yang sudah maju juga perlu menjadi perhatian agar menjadi motivasi bagi UMKM yang lainnya.

“Yang paling penting adalah mampu menulari kesuksesannya ke orang lain,” kata Sila Botutihe

Nila menjelaskan syarat memperoleh bantuan booth container tersebut antara lain pelaku usaha pengolah dan pemasar produk perikanan, memiliki nomor induk berusaha, memiliki NPWP, memiliki sertifikat halal, dan bersedia menyiapkan tempat untuk booth container.

Sila juga menjelaskan tujuan utama pemberian bantuan sarana pemasaran hasil/produk perikanan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan usaha, kualitas dan kuantitas pemasar, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi pelaku pengolah dan pemasar hasil/produk perikanan serta mendorong penguatan konsumsi ikan Provinsi Gorontalo.

Rencananya booth container yang diterima pelaku UMKM ini akan dipajang di beberapa titik seperti di depan Hotel Aston yang rencananya dijadikan pusat oleh-oleh serba ikan, RM Pujasera, depan Indomaret/Alfamart dan di depan sekolah serta kampus.

Produk yang akan dijual berupa olahan ikan siap saji maupun kemasan, berupa bakso ikan, pastel, sambal, keripik, pizza ikan, burger ikan, bubur sagela dan lain-lain.

Para penerima booth container tersebut di Kota Gorontalo sebanyak 4 UMKM yaitu UMKM BMS Bulotadaa Barat Kecamatan Sipatana, Zoellen Sagela Siendeng Kecamatan Hulonthalangi, Fenysha Jaya Group Siendeng Kecamatan Hulonthalangi, Limaya Molosifat U Kecamatan Sipatana.

Di Kabupaten Gorontalo sebanyak 2 UMKM yaitu Humaya Food Luwoo Kecamatan Telaga Jaya, Andini Pastel Lupoyo Kecamatan Telaga Biru.

Di Kabupaten Bone Bolango sebayak 4 UMKM yaitu Miss Putungo Luwohu Kecamatan Botupingge, Kinamang Helumo Kecamatan Suwawa, Kavillah Berlian Kecamatan Tilongkabila, Doa Bunda Ayu Padengo Kecamatan Kabila.

Sila berpesan ke depan agar terus berkomunikasi dengan DKP dan dalam tiga bulan ke depan UMKM yang telah menerima bantuan ini akan dilakukan evaluasi untuk mengetahui perkembangan sebagaimana yang telah dipresentasikan oleh penerima. (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved