PEMROV GORONTALO

Gerakan Batanam Rica Sandiri Jadi Solusi Menekan Harga Cabai

Pj Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer baharap, Gerakan Batanam Rica Sandiri jadi solusi untuk menekan harga rica.

Penulis: Redaksi |
TribunGorontalo.com/free
Menurut Pj Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer, rica merupakan komoditi utama yang sering dikonsumsi warga Gorontalo. Tidak lengkap suatu masakan jika rasanya tidak pedas. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Gorontalo meresmikan Gerakan Batanam Rica Sandiri atau Batari

Pj Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer baharap, Gerakan Batanam Rica Sandiri jadi solusi untuk menekan harga rica. 

“Kita pernah rapat di high level meeting BI, setelah dilaporkan semua ternyata (saat itu) rica harganya Rp120 ribu. Kalau dikonversi ke beras bisa dapat 10 kilo bu. Ini gila ini. Makanya saya minta ada gerakan menanam rica sendiri,” kata Hamka pada beberapa waktu lalu. 

Dikatakan Staf Ahli Menpora Bidang Budaya Sportivitas itu, rica merupakan komoditi utama yang sering dikonsumsi warga Gorontalo. Tidak lengkap suatu masakan jika rasanya tidak pedas.

“Orang Gorontalo itu mengkonsumsi cabe tidak seperti di Jawa, dikeringkan terus disimpan. Orang Gorontalo makanan hanya dua pak, pedss dan pedas sekali,” imbuhnya ditemui di di Kelurahan Ipilo, Kota Gorontalo.

Hamka berharap gerakan Batari bisa membudayakan tanam rica di pekarangan rumah sendiri. Minimal untuk memenuhi kebutuhan harian rumah tangga.

Dinas Pangan bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo sudah menyediakan ratusan benih rica untuk disebar ke seluruh Gorontalo. Dinas Pangan menyiapkan 35 ribu benih, Dinas Pertanian 75 ribu dan BI 15 Ribu. (*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved