Sempat Ejek Mbappe 0 Champions League, Fans Real Madrid Ini Sindir Barcelona di Final UEFA Super Cup

Real Madrid berhasil menyamai Barcelona dan AC Milan dalam perolehan gelar UEFA Super Cup terbanyak, setelah mengalahkan Eintracht Frankfurt

Twitter
Fans Real Madrid menyindir Mbappe dan Barcelona di final UEFA Super Cup. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Real Madrid berhasil menyamai Barcelona dan AC Milan dalam perolehan gelar UEFA Super Cup terbanyak, setelah mengalahkan Eintracht Frankfurt di final, Kamis (11/8/2022) pagi.

Real Madrid kini mengoleksi lima gelar Super Cup sama seperti dimiliki Barcelona. Dimana dua diantaranya dipersembahkan Carlo Ancelotti pada tahun 2014 dan 2022.

Jika Ancelotti menyumbangkan dua tropi untuk Real Madrid, Pep Guardiola melakukannya dua kali saat Ia menangani Barcelona pada 2009 dan 2011 lalu.

Pada laga final kemarin, ada fans Real Madrid yang sempat menyita perhatian penggemar lain.

Pria paruh baya berkacamata hitam, topi serta mengenakan jersi Real Madrid itu menunjukkan gambar yang mengilustrasikan laman pencarian google.

Yang menjadi perhatian adalah editan tulisan Barcelona away shirt 21/22 dan gambar di bawahnya Presiden Barca Joan Laporta tengah memegang jersi berbeda-beda.

Jika diperhatikan, jersi yang dipegang Laporta (editan) merupakan semua lawan Real Madrid di Liga Champions.

Mulai dari Inter Milan, Sheriff, Shaktar Donetsk yang sempat dihadapi Real Madrid di fase grup. Adapula PSG, Chelsea dan Liverpool yang juga ditumbangkan Los Blancos. Dan terakhir jersi Eintracht Frankfurt yang baru saja dikalahkan Real Madrid.

Bukan rahasia lagi, fans Real Madrid dan Barcelona tidak pernah akur satu sama lain. Apa yang ditunjukkan fans Los Blancos di final kemarin merupakan sindiran bagaimana penggemar rival mendukung semua lawan Real Madrid.

Pria tersebut diketahui orang yang sama, sempat mengejek Kylian Mbappe saat final Liga Champions dan sempat viral pada bulan Mei lalu. Ia memperlihatkan jersi PSG atas nama Mbappe dengan nomor punggung 0. Lalu di bawah 0 ada tulisan Champions League. 

Aksi fans itu merujuk pada keputusan Mbappe yang menolak tawaran Real Madrid hingga menit-menit akhir transfer di tutup. Sehingga Ia mengolok-olok sang pemain yang belum memiliki tropi Liga Champions saat Real Madrid berlaga di Paris.

Polemik transfer Mbappe itu menjadi topik pembicaraan hangat sepanjang musim panas lalu. Pada akhirnya, pemain 23 tahun memperpanjang kontraknya di PSG.

Sejak saat itu, Mbappe selalu jadi bahan olo-olokan penggemar Real Madrid. Bahkan menjelang final Liga Champions, fans meneriakkan nama Mbappe di luar stadion Kota Paris.

Wajar saja, Mbappe telah menjadi target jangka panjang Madrid, Ia dikabarkan telah setuju secara pribadi untuk menerima tawaran Real Madrid. Tapi beberapa bulan kemudian entah apa yang terjadi, Ia malah melanjutkan kontraknya di Paris hingga 2025.

Baca juga: Update Nomor Punggung Pemain Real Madrid Musim 2022/23, Camavinga Warisi Peninggalan Marcelo Vieira

Setelah Liga Champions, Presiden Real Madrid mencoba meredakan amarah para penggemar yang terlanjur kecewa karena berharap pada kedatangan sang pemain. Florentino Perez mengakui keputusan Mbappe dipengaruhi banyak faktor termasuk politik yang akhirnya mengubah pikirannya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved