Lansia yang Hilang di Sungai Upomela-Bongomeme Ditemukan Meninggal
Hendry melanjutkan kronologis hilangnya Abdullah bermula ketika korban akan memyebrangi bantaran sungai Upomela. Korban berangkat menuju sungai..
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/12082022_hILANG_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Lansia asal Desa Upomela, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo yang hilang di sungai beberapa hari lalu, Jumat (12/8/2022) ditemukan meninggal.
Lansia yang diketahui bernama Abdullah Pakaya itu, sebelumnya dilaporkan hilang saat menyeberangi sungai Desa Upomela pada Rabu (10/8/2022).
Adapun jasad lansia itu ditemukan oleh TIM Sar Gabungan pukul 07.50 WITA berjarak kurang lebih 3,8 KM dari titik pencarian.
Sebelumnya, otoritas Basarnas Gorontalo, Hendry Pattiruhu menerima laporan masyarakat terkait insiden hilangnya lansia itu di sungai.
Laporan kata Hendry diterima pada Rabu (10/8/2022) pukul 22.18 WITA.
“Kami kantor SAR Gorontalo menerima laporan dari masyarakat, mereka meminta bantuan SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban hilang,” Hendry Pattiruhu, Rabu (10/8/2022).
Hendry melanjutkan kronologis hilangnya Abdullah bermula ketika korban akan memyebrangi bantaran sungai Upomela. Korban berangkat menuju sungai sejak Rabu (10/8/2022) Pukul 16.30 WITA.
Biasanyta, biasanya korban akan pulang ke rumah sekitar pukul 18.00 WITA. Namun hingga menjelang waktu Maghrib korban tak kunjung Kembali. Karena itu ia dinyatakan hilang.
Setelah korban ditemukan, Tim SAR gabungan segera mengevakuasi jasad korban ke rumah keluarga dan diserahkan ke pihak keluarga untuk di semayamkan.
Tak lupa Henddry Pattiruhu mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat yang terdiri dari TNI/Polri, IEA Gorontalo, Pemda Kecamatan Bongomeme dan Masyarakat yang sudah membantu proses pencarian selama 3 hari.
“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing,” ungkap Hendry. (*)