Bola Gorontalo
Liga 3 Indonesia Putaran Provinsi dalam Hitungan Hari, Klub Persidago Belum Tentukan Kiper Inti
Liga 3 Indonesia dalam hitungan hari, Persidago belum menentukan kiper inti sampai saat ini.
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jon-Yantu-tengah-menyeleksi-Kiper-Inti-Persidago.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Liga 3 Indonesia dalam hitungan hari, Persidago belum menentukan kiper inti sampai saat ini.
Liga 3 putaran provinsi dijadwalkan pada pertengahan bulan Agustus nanti. Sebanyak 25 klub telah mendaftar di Asprov Gorontalo, termasuk Persidago.
Di sisi lain, Persidago terus melakukan pemusatan latihan secara intensif, dalam menyambut kompetisi Liga 3 Indonesia tersebut.
Saat ini Persidago memiliki empat penjaga gawang yang mengikuti seleksi di tim Persidago, di bawah arahan langsung pelatih kiper Jon Yantu. Mereka adalah Pangestu Dwi Prasetyo, Ryan Daengkuma, Ril Hambali, dan Dwi Yuda Pratama.
Jon Yantu merupakan pelatih memiliki lisensi nasional kepelatihan kiper. Ia mendapatkan lisensi tersebut pada tahun 2010, di Kota Bandung, Jawa Barat.
"Menjadi kiper nomor satu di tim itu tahapannya cukup lama," ungkap Jon saat ditemui Tribun Gorontalo, di stadion 23 Januari.
Alasan Jon Yantu belum menunjuk kiper inti di tim Persidago, karena masih banyak syarat-syarat yang belum dilalui oleh anak asuhnya tersebut.
Salah satu persyaratan yang belum bisa dilalui oleh kiper Persidago saat ini, yaitu postur tubuh yang tinggi.
Seperti halnya ditegaskan oleh Jon Yantu mengenai postur tubuh kiper di daerah gorontalo.
"Di daerah kita ini rata-rata postur tinggi tubuh untuk kiper belum memenuhi syarat atau standar nasional," tegas Jon.
Persidago kedatangan salah seorang kiper asal Sidoarjo yang memiliki postur tubuh yang mumpuni.
"Pangestu itu sudah memenuhi standar nasional untuk seorang kiper," ujar Jon Yantu.
Pangestu merupakan pemain asal Benfica FC yang pernah berlaga di liga 3 Indonesia tahun lalu. (*)