Urus Izin Usaha di Kota Gorontalo Kini Online dan Gratis

Tidak cuma gratis, mengurus izin usaha di Kota Gorontalo kini bisa dilakukan kapan dan di mana saja, sebab sistemnya kini berlaku online. 

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Apris Nawu
Ridwan Akase Kepala DPM PTSP Kota Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menggratiskan pengurusan izin usaha di wilayah tersebut. 

Tidak cuma gratis, mengurus izin usaha di Kota Gorontalo kini bisa dilakukan kapan dan di mana saja, sebab sistemnya kini berlaku online. 

"Jadi untuk DPM PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu) Kota Gorontalo dalam pengurusan izin usaha sudah online tidak perlu lagi datang-datang di kantor,” ungkap Wali Kota Gorontalo, Marten Taha

Kata wali kota dua periode itu, pihaknya sudah menerapkan elektronifikasi dalam pemerintahan melalui aplikasi OSS RBA atau yang disebut dengan Online Single Submission Risk Based Approach(OSS RBA).

“OSS RBA ini bagaimana perizinan berusaha, memulai dan menjalankan usahanya dengan perizinan yang sederhana, tidak berbelit-belit, tepat waktu dan singkat akan menarik Investor untuk berinvestasi di Kota Gorontalo,” jelas Marten Taha.

Ia menargetkan, ke depan semakin banyak  investasi yang ditanamkan di Kota Gorontalo. 

Sebab, nantinya banyak tenaga kerja lokal yang terserap. Muaranya, berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

"Pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo tahun 2020 mengalami penurunan secara signifikan hingga 0,02 persen yang sebelumnya 6, 97 persen dan tahun 2021 mulai menunjukan perbaikan naik menjadi 2,81 persen," ungkap Marten Taha.

Senanda dengan itu, kepada Tribungorontalo.com, Ridwan Akase Kepala DPM PTSP Kota Gorontalo membenarkan, bahwa memang  untuk pengurusan izin usaha di Kota Gorontalo saat ini tidak dipungut biaya.

Karena itu, jika menemukan oknum yang melakukan pungutan terhadap pengurusan izin usaha, ia meminta masyarakat melapor. Pihaknya menindak tegas oknum itu.

“Jadi untuk pengurusan perizinan di Kota Gorontalo itu Alhamdulillah gratis, terkecuali tinggal satu yaitu terkait dengan retribusi PBG Persetujuan Pembangunan Gedung kalau dulu kita kenal dengan nama IMB,” kata dia. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved