PLN Gorontalo

Penjualan Listrik Meningkat, PLN Catatkan Laba Rp 17,4 Triliun per Juli 2022

Keuntungan tercatat di angka 162,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya di angka Rp 6,6, triliun. 

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Selain karena terjadinya peningkatan penjualan listrik, keuntungan ini juga karena perekonomian nasional yang mulai membaik. Juga didukung langkah transformasi dan efisiensi yang dilakukan perseroan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Penjualan listrik  yang meningkat tajam, memberi keuntungan besar untuk PT PLN (Persero). Per semester I 2022, perusahaan listrik negara itu mencatatkan keuntungan bersih di angka Rp 17,4 triliun. 

Keuntungan tercatat di angka 162,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya di angka Rp 6,6, triliun. 

Selain karena terjadinya peningkatan penjualan listrik, keuntungan ini juga karena perekonomian nasional yang mulai membaik. Juga didukung langkah transformasi dan efisiensi yang dilakukan perseroan.

“Kami sangat bersyukur di tengah ketidakpastian ekonomi global, PLN berhasil mencetak kinerja terbaik. Ini merupakan buah manis dari berbagai strategi dan langkah transformasi yang telah kami jalankan,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

PLN mencatat kenaikan volume penjualan listrik sebesar 133,87 Terawatt hour (TWh) pada semester I 2022 atau meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya 125,49 TWh.

Darmawan menjelaskan, kenaikan penjualan tenaga listrik ini ditopang oleh pertumbuhan yang signifikan pada pelanggan industri dengan penambahan volume penjualan listrik 5,4 TWh atau 14,3 persen hingga akhir Juni 2022.

“Kenaikan penjualan listrik yang signifikan dari golongan industri ini menandakan perekonomian yang mulai pulih di tengah pandemi,” kata Darmawan.

Darmawan mengungkapkan, atas penjualan listrik yang mengalami kenaikan tersebut, PLN berhasil membukukan penjualan tenaga listrik senilai Rp150,6 triliun, meningkat 7,2 persen atau bertambah Rp10,1 triliun.

Darmawan menambahkan, pertumbuhan kinerja penjualan listrik merupakan representasi dari keberhasilan program-program yang dilakukan antara lain akuisisi captive power, peningkatan renewable energy certificate (REC), konversi kompor LPG ke kompor induksi, electrifying marine dan electrifying agriculture yang mendorong penambahan pelanggan sebanyak 1,4 juta hingga Juni 2022. Total, saat ini PLN melayani hingga 83,9 juta pelanggan.

Di sisi lain, EBITDA berhasil dipertahankan positif sebesar Rp55,4 triliun dan EBITDA margin 26,2 persen di tengah penurunan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing utama yang mempengaruhi operasional perusahaan.

“Tentu saja pencapaian ini tak lepas dari kerja keras para insan PLN, dukungan pemerintah dan stakeholder serta seluruh pelanggan. Kami terus berdedikasi memberikan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Informasi keuangan di atas berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PLN Semester I 2022 (unaudited) yang telah diterbitkan pada tanggal 26 Juli 2022. Selengkapnya, laporan keuangan PLN semester 1/2022 dapat dilihat di www.pln.co.id, menu Hubungan Investor. Adv(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved