Bincang Bola

Karena Alasan Ini, Carlo Ancelotti Juluki 'Segitiga Bermuda' Untuk Trio Gelandang Senior Real Madrid

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menjuluki tiga gelandang seniornya, Toni Kroos, Luka Modric, dan Casemiro sebagai segitiga bermuda.

Editor: Fajri A. Kidjab
Kolase Twitter
Carlo Ancelotti (kiri) dan Trio gelandang Real Madrid, Toni Kroos, Casemiro dan Luka Modric. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menjuluki tiga gelandang seniornya, Toni Kroos, Luka Modric, dan Casemiro sebagai segitiga bermuda. Karena menurutnya, bola seketika "menghilang" setiap kali mereka berada di sekitarnya.

Tanggapan Carlo Ancelotti mengenai peran tiga gelandang tengahnya itu, disampaikan sang pelatih, usai pertandingan tur pramusim terakhir Real Madrid pada, Minggu (31/7/2022) kemarin. "Saya menyebut Casemiro, Kroos, dan Modric Segitiga Bermuda, karena bola menghilang di sana,"

Kroos, Modric dan Casemiro telah melalui banyak pertandingan bersama. Terutama saat Zinedine Zidane pertama kali menangani Real Madrid. Ketiga pemain tersebut kerap menjadi andalan lini tengah Los Blancos. Hingga era Carlo Ancelotti saat ini, ketiga gelandang tersebut masih menjadi pilihan utama.

Ancelotti telah mengatakan tentang opsi lini tengahnya, dengan pemain Italia itu dapat mengandalkan potensi dan silsilahnya: “Saya suka kedua set, dengan pemain klasik dan juga rock and roll.

Dari ketiganya, Luka Modric yang paling senior. Modric ditandatangani El Real pada tahun 2012 silam. Sementara Casemiro dikontrak satu tahun setelahnya. Lalu pada 2014, tepat setelah Piala Dunia Brasil selesai, Toni Kroos resmi didatangkan dari Bayern Munchen.

Toni Kroos dan Luka Modric memiliki kontrak hingga 2023 mendatang, sedangkan Casemiro masih menyisakan kontrak hingga 2025. Sehingga tiga segitiga bermuda mungkin masih akan dilihat para penggemar Los Blancos setidaknya hingga setahun ke depan.

Ketiga gelandang superior Madrid itu telah berusia kepala tiga, namun sepertinya manajemen Los Blancos menyadari ketiganya perlu mewarisi kekuatan sebelum benar-benar meninggalkan klub atau pensiun.

El Real saat ini memiliki masa depan di lini tengah, dengan kehadiran Federico Valverde, Eduardo Camavinga hingga Aurelien Tchouameni.

Saat ditanya mengenai potensi tim senior dan junior, Ancelotti menjawab dapat mengandalkan potensi dan silsilahnya.

“Saya suka kedua set, dengan pemain klasik dan juga rock and roll," ujar Ancelotti dilansir dari Marca.

Keberhasilan Ancelotti dalam meramu permainan yang 'diinginkan', terbukti telah membawa Madrid kembali pada puncak kejayaannya, setelah mengalami masa suram pasca ditinggal Zidane.

Ancelotti meninggalkan Everton demi kembali ke pelukan 'sang Mantan' pada 2021 lalu. Keputusan klub pun telah membuahkan hasil. Real Madrid mengakhiri musim secara dramatis, usai meraih tropi ke-14 Liga Champions dan gelar ke-35 La Liga musim lalu. 

Real Madrid baru saja menyelesaikan tiga pertandingan pramusim mereka di Amerika Serikat. Kini mereka telah kembali ke Spanyol, untuk mempersiapkan diri menjelang laga final Piala Super UEFA melawan Eintracht Frankfurt pada 8 Agustus mendatang. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved