Cagub Gorontalo

Survei Elektabilitas Lima Cagub, Begini Penjelasan Kader Golkar Gorontalo

Partai Golkar Gorontalo sementara survei elektabilitas lima calon gubernur (cagub) untuk maju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Gorontalo 2024.

Penulis: Risman Taharuddin | Editor: lodie tombeg
TribunGorontalo.com/Risman Taharuddin
Budi Napu, Kepala Bidang Media Penggalangan Opini DPD I Golkar Gorontalo. Partai Golkar Gorontalo sementara survei elektabilitas lima calon gubernur (cagub) untuk maju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Gorontalo 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Partai Golkar Gorontalo sementara survei elektabilitas lima calon gubernur (cagub) untuk maju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Gorontalo 2024.

Lima nama figur cagub yang disurvei Golkar adalah Idah Syahidah, Marten Taha, Roem Kono, Toni Uloli dan Syarief Mbuinga.

"Lima figur untuk pilgub ini yang lahir melalui putusan Rapat Kerja Daerah dan Musyawarah Daerah," tutur Budi Napu, Kepala Bidang Media Penggalangan Opini DPD I Golkar Gorontalo via WhatsApp kepada TribunGorontalo.com, Senin (25/7/2022).

Lanjut Napu, lima figur yang punya kesempatan besar untuk diusung Partai Golkar dalam Pilgub Gorontalo 2024.

Figur cagub hasil rekomendasi Rakerda Golkar Gorontalo:

- Idah Syaidah, Anggota DPR RI

- Roem Kono, Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina

- Tonny Uloli, mantan Wakil Gubernur Gorontalo

- Marten Taha, Wali Kota Gorontalo

- Syarief Mbuinga, mantan Bupati Pohuwato

Kata Budi, dari lima nama ini belum ada hasil siapa yang berada di posisi teratas. Lanjut dia, survei masih sementara berjalan.

Sementara soal kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali yang ikut ramaikan bursa cagub, Budi mengatakan belum ada informasi resmi apakah Amali ke pilgub atau tidak.

Eskalasi politik naik menjelang Pilgub dan Pemilu Gorontalo 2024.

Bahkan setelah Komisi Pemilihan Umum melaksanakan peluncuran tahapan pemilu pada 15 Juni 2022) bakal calon dari masing-masing partai politik telah menarik perhatian publik.

Dari berbagai partai yang menarik perhatian publik di antaranya Golkar. Beberapa kader mulai bergerilya menemui konstituennya demi meningkatkan elektabilitas atau tingkat keterpilihan. (*)

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved