Gorontalo Kota Genangan

Derita Warga Libuo-Kota Gorontalo, Terserang Penyakit dan Rumah Rusak Akibat Genangan Air

Warga Libuo, Kota Gorontalo harus berdamai dengan genangan. Meski mulai terserang penyakit dan fasilitas rusak, mereka pasrah.

Penulis: redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/AgungPanto
Genangan air di lingkungan I Kelurahan Libuo. Mulai berlumut dengan warna hitam pekat. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Lengkap sudah derita warga Libuo, Kelurahan Dungingi, Kota Gorontalo.

Belum kelar urusan genangan air yang meredam permukimannya, kini warga Libuo harus menerima fakta pahit. 

Warga Libuo ini harus terserang penyakit kutu air, serta menerima fakta jika rumah-rumahnya mulai rusak. 

Lantai rumah mulai retak, sementara genangan air mulai naik ke dinding rumah. Akibatnya jelas, dinding menjadi terlalu lembab, hingga merusak cat dinding. 

Derita warga Libuo ini berawal sejak beberapa minggu yang lalu. Hujan deras mengguyur wilayah Kota Gorontalo. 

Sayangnya, drainase atau saluran air yang harusnya bisa membuang air ke wilayah yang lebih rendah, malah tidak bergerak karena saluran justru tertutup tembok milik seorang pengusaha. 

Onu Bagu misalnya, pria 49 tahun mengaku rumahnya sebelumnya dalam kondisi baik. 

Namun semua berubah setelah genangan menerjang.  Sejak saat itu, air berhari-hari mengenangi rumahnya.

Lantai mulai rusak, dinding mulai retak. Belum lagi jamur yang kini merayap. 

“Ini gara-gara air, bagian lantai sudah retak-retak. Bahkan ada yang sudah ta maso (masuk) ke bawah (amblas), dinding rumah juga banyak yang rusak karena berjamur,” kata Onu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved