Sudah Empat Hari, Permukiman Warga Libuo Masih Terendam Air

Permukiman warga Libuo, Kota Gorontalo sudah terendam air sejak Senin lalu. Penyebabnya saluran yang tertutup tembok

TribunGorontalo.com/Ist
Kondisi genangan air di permukiman warga Kelurahan Libuo, Kota Gorontalo. Air mulai berlumut. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sudah empat hari sejak terendam pada Senin 18 Juli 2022 kemarin, air di permukiman warga Kelurahan Libuo, Kota Gorontalo masih juga belum surut. 

Hingga Kamis 21 Juli 2022, kondisi air masih berada di ketinggian sekitar 20 cm. Hal ini pun menyulitkan Lingkungan I Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi tersebut. 

Seperti diberitakan sebelumnya, biang kerok genangan di kawasan itu adalah tembok tinggi yang dibangun oleh seorang pengusaha. 

Saluran air yang harusnya menjadi pintu keluar air, malah tertutup oleh tembok tersebut. 

Karena itu, seorang warga, Soniwati Ibrahim mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil rapat antara pihak pemerintah Kota Gorontalo, Badan Pertanahan,  Aparat Penegak Hukum para pemilik tanah (bagunan tembok), dan perwakilan dari warga yang terdampak.

“Kita sedang menunggu hasil rapat di mana pihak pemerintah Kota Gorontalo akan mengadakan rapat Senin nanti dengan pihak Badan Pertanahan serta pihak pihak terkait guna pemecahan masalah (tembok itu),” ungkapnya kepada Tribun Gorontalo. 

Sembari menunggu masalah itu diselesaikan, 15 rumah yang ditinggali oleh  32 KK atau 110 jiwa, harus bersabar.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved