Kunjungi PWNU dan Muhammadiyah Provinsi Gorontalo, Helmy Santika: Polri Tidak Bisa Bekerja Sendiri
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika didampingi Dirintelkam, menemui sejumlah Tokoh Agama PWNU dan Muhammadiyah Provinsi Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapolda-Gorontalo-temui-PWNU-dan-Muhammadiyah-Provinsi-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika didampingi Dirintelkam, menemui sejumlah Tokoh Agama dan Sejumlah pimpinan Ormas Islam di Gorontalo, seperti Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Muhammadiyah Provinsi Gorontalo, Senin (18/7/2022).
Sebelum bertemu pengurus Muhammadiyah, Helmy Santika menemui pimpinan PWNU di kediaman Ketua PWNU Provinsi Gorontalo, Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo.
Dalam kunjungan tersebut, Helmy Santika disambut hangat Ketua PWNU Provinsi Gorontalo, Zulkarnain Suleman beserta jajaran pengurus wilayah. Setelah itu, Kapolda melanjutkan kunjungan silaturahmi ke pengurus Muhammadiyah Provinsi Gorontalo, di Masjid Darul Arqam, Kota Gorontalo.
Helmy mengatakan, maksud dan tujuan menemui sejumlah tokoh serta ormas agama Islam tersebut, untuk membangun sinergi polisional antara Polri dengan para tokoh agama dan ulama.
“Melalui silaturohmi ini, diharapkan dapat meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi juga mempererat hubungan kemitraan serta sinergi polisional antara Polri dengan para tokoh agama dan ulama di Provinsi Gorontalo,” Kata Helmy.
Dia mengungkapkan, Polri dalam menjalankan tugasnya tidak bisa bekerja sendiri, namun perlu dukungan dari berbagai pihak, salah satunya para tokoh agama dan ulama.
“Melalui bantuan serta dukungan para tokoh agama dan para ulamalah pesan-pesan Kamtibmas dapat dipresentasikan dengan bahasa-bahasa yang mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat,dan ini sangat membantu tugas-tugas kepolisian,” terangnya.
Kapolda berharap, silaturahmi yang sudah terjalin erat dengan para tokoh agama dan ulama di Provinsi Gorontalo terus terjaga, tidak hanya melalui kegiatan yang bersifat formal, namun juga non formal. (*)