Bincang Bola
Mike Dean Prediksi Masa Mendatang Penggemar Bisa Dengar Komunikasi Wasit Lapangan dan VAR
Mike Dean telah menutup peluitnya di akhir musim Liga Primer, tetapi sekarang akan terus memimpin sebagai ofisial VAR penuh waktu di Stockley Park.
TRIBUNGORONTALO.COM - Mike Dean memprediksi VAR akan mengalami perubahan besar di Liga Primer Inggris di masa mendatang.
Mike Dean telah menutup peluitnya di akhir musim Liga Primer, tetapi sekarang akan terus memimpin sebagai ofisial VAR penuh waktu di Stockley Park.
Setelah 22 tahun di lapangan, di level tertinggi, Mike Dean sekarang akan duduk di ruangan yang masih membuat keputusan besar.
Dia memperkirakan dalam beberapa tahun mendatang, penggemar bisa mendengar komunikasi antara wasit di lapangan dan VAR.
“Saya pikir dalam tiga atau empat tahun itu akan datang dan kami akan dapat mendengar apa yang dikatakan antara wasit dan VAR,” tutur pria 54 tahun itu kepada The Times, Jumat (15/7/2022).
Karena menurutnya, sejak pertama kali VAR diterapkan, penggemar sering dibuat bingung tentang apa yang terjadi ketika parapengadil lapangan membuat keputusan dari tayangan langsung.
Ini dapat menambah drama bagi mereka yang menonton televisi, kata dia, karena mereka (penggemar di stadion) dapat melihat tayangan ulang dan menjelaskan kepada mereka apa yang dicari oleh wasit, dari komentator atau Peter Walton.
Namun, penggemar yang berada di dalam lapangan benar-benar bingung, karena kurangnya komunikasi. Untu itu, Dean berpendapat bahwa pengenalan para pengadil VAR pasti akan membantu.
Hal ini mirip pada permainan rugby, dimana para fans dapat mendengar apa yang dikatakan wasit dan TMO satu sama lain.
Selama karirnya sebagai pengadil lapangan, Dean memang kerap terkenal karena dramanya.
Bahkan penggemar di Inggris menuding penyebab Dean pensiun akibat menerima ancaman pembunuhan, karena mengusir Tomas Soucek.
Namun Dean segera membantah ancaman, pada dia dan keluarganya, menjadi penyebab mundurnya ia sebagai pemain ke-23 di lapangan.
"Itu tidak ada hubungannya dengan itu. Saya tidak menjadi lebih bugar, lebih muda, dan itu menyusul Anda waktunya telah tiba," jelas Dean.
“Saya senang saya membuat keputusan sendiri dan saya tidak disuruh pergi," imbuhnya.
"Saya baik-baik saja tentang itu [ancaman], tetapi ketika itu mempengaruhi orang-orang yang dekat dengan Anda dan putri saya mendapatkan ancaman pembunuhan, saat itulah saya memutuskan untuk menjauh dan memiliki beberapa minggu lagi dan memutuskan apakah ini layak dilakukan lagi," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mike-Dean-kiri-dan-wasit-lapangan-sedang-berkomunikasi-dengan-VAR.jpg)