Bahaya Menimbun Makanan di Kulkas, Ini Alasannya

Apakah kamu termasuk orang yang gemar menimbun makanan di kulkas hingga 'sesak'? Jika demikian, sebaiknya kamu mulai mengurangi kebiasaanmu tersebut.

Editor: Fajri A. Kidjab
Kolase TribunGorontalo.com
Ilustrasi menyimpan makanan di kulkas 

TRIBUNGORONTALO.COM - Apakah kamu termasuk orang yang gemar menimbun makanan di kulkas hingga 'sesak'? Jika demikian, sebaiknya kamu mulai mengurangi kebiasaanmu tersebut.

Pasalnya, menimbun makanan di kulkas berpeluang menimbulkan bakteri dan membuat bahan makanan cepat busuk.

Selain itu, menurut peneliti, kulkas yang penuh lebih berpotensi cepat busuk daripada kulkas yang tidak penuh.

Dilansir Kompas.com, ahli perabot dapur berpendapat kulkas yang 'sehat' adalah kulkas yang terisi tiga perempat.

Hal tersebut bertujuan agar memelihara siklus udara di dalam kulkas, sehingga makanan tidak cepat basi.

Akan tetapi kulkas lapang yang terlalu sedikit isinya sulit mempertahankan suhu dingin didalamnya.

Bahaya menimbun makanan di kulkas juga mnegakibatkan tagihan listrik membengkak. Sebab makanan yang terlalu penuh membuat kulkas bekerja ekstra untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan.

Bahkan jika kamu terbiasa memakan bahan makanan yang mengandung bakteri jahat didalamnya.

Pemilik harus lebih teliti dan memerhatikan isi kulkas agar sirkulasi udara berjalan dengan baik, yakni tidak terlalu sedikit juga tidak pula sampai sesak.

Apabila kamu tidak terlalu sering menyimpan makanan di dalam kulkas, pilihlah kulkas yang ukuran kecil atau sedang. Daripada harus membeli kulkas ukuran besar namun isi makanannya kurang dari setengah ukuran kulkas. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved