Berita Viral
Ustad Adi Hidayat Sebut Nama Kapitan Pattimura Bukan Thomas Matulessy, Polemik Lama Kembali Trending
Ustad Adi Hidayat atau kerap disingkat UAH, belum lama ini menjadi topik perbincangan hangat di sosial media twitter.
TRIBUNGORONTALO.COM - Ustad Adi Hidayat atau kerap disingkat UAH, belum lama ini menjadi topik perbincangan hangat di sosial media twitter.
Ustad Adi Hidayat trending di twitter, usai video berdurasi kurang dari 2 menit mencuat ke media sosial, Minggu (3/7/2022).
Dalam video tersebut, UAH menjelaskan bahwa nama pahlawan Nasional dari Maluku, Thomas Matulessy telah diubah pada jaman kolonial Belanda.
"Kami berusaha mencari, lihat, tanya pakar sejarah dikumpulkan, Allahu Akbar. Ternyata nama aslinya Kapitan Pattimura itu bukan Thomas tapi Ahmad. Bukan Thomas Matulessy, tapi Ahmad Lusy," ujar Ustad Adi.
Sejatinya, adapula video berdurasi 3 menit lebih di sebuah kanal youtube, Audio Dakwah yang memiliki isi yang tak jauh berbeda, namun telah diunggah empat tahun lalu.
"Baik, dalam uang seribu ada tulisan, ada gambar Kapitan Pattimura. Siapa nama aslinya? Thomas Matulessy," kata UAH.
"Teman-teman, siapa yang menyampaikan pada anda bahwa nama asli Kapitan Pattimura itu Thomas Matulessy? nama aslinya itu bukan Thomas tapi Ahmad," ujarnya.
Sang Ustad mengatakan, Kapitan Pattimura memiliki nama asli Ahmad Lussy, yakni seorang Kiayi, yang memiliki pesantren, juga orang terdepan membela negara sehingga mendapat gelar pahlawan nasional.
Dari pantauan TribunGorontalo.com, Selasa (5/7/2022) siang, Tagar Thomas Matulessy telah mencapai lebih dari 6.300 tweet, sedangkan tagar Pattimura sudah mencapai 12,6 ribu tweet.
Ada yang menyebut sang Ustad tidak salah, tapi tak sedikit pula yang meragukan kebenarannya.
"Soal Pattimura..Ustad Adi Hidayat gak salah..
Itu sudah di beritakan panjimas medio awal 80an,
Dan bukan ujug2; .. itu lewat penelitian sejahrwan Maluku alm Drs Muhammad Nur Tawainella," tulis akun Iss_pelssy.
"Marcellina Matulessy dan Albert Matulessy keturunan Pattimura sudah bantah narasi yg diucapkan ustad bersumber buku Api Sejarah. Nama Pattimura bukan Ahmad Lussy, dia juga penganut Katolik. Di catatan Belanda sejak tahun 1818 sampe 1955 tertulis Thomas Matulessy bukan Ahmad Lussy," tulis akun Mazzini.
"Ini berita dari De Curaçaosche courant terbitan Oktober tahun 1818 yg gak jauh dari eksekusi mati Pattimura Desember 1817 di sini berisi laporan awal pemberontakan Pattimura yang berhasil dikalahkan Belanda. Gak ada nama Ahmad Lussy, adanya Thomas Matulessy," lanjutnya.
Sebenarnya telah banyak video beredar di youtube mengenai polemik yang dibuat salahsatu Da'i terkenal di tanah air tersebut.
Karena polemik tersebut telah berangsur cukup lama di kanal youtube. Namun sekarang kembali menyeruak di media sosial twitter. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ustad-Adi-Hidayat-menjadi-salahsatu-topik-pembicaraan-hangat-di-twitter.jpg)