Peluang Bisnis Tempurung di Gorontalo Jelang Idul Adha

Keuntungan bisnis tempurung di Gorontalo tidak bisa dianggap sedikit. Sebab, Idul Adha biasanya permintaannya meningkat karena kebiasaan warga untuk m

Penulis: M Husnul Jawahir Puhi | Editor: Wawan Akuba
TribunGOrontalo.com/Adhe
Abdurrahman Tune pemilik warung kelapa parut yang menjual tempurung dengan harga perkarung. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Banyaknya permintaan, menjadikan bisnis tempurung di Gorontalo jelang Idul Adha, dilirik pedagang. 

Keuntungan bisnis tempurung di Gorontalo tidak bisa dianggap sedikit. Sebab, Idul Adha biasanya permintaannya meningkat karena kebiasaan warga untuk membuat sate. 

Bisnis tempurung di Gorontalo semakin diminati kala harganya melonjak hingga Rp 5 - 7 ribu per gantung. Biasanya berisi 5-10 biji tempurung. 

Sebuah kios didatangi TribunGorontalo.com. Kios yang berada di Jalan Anoa, Kota Gorontalo ini milik Ria Igiras, wanita 46 tahun. 

Ria menjual per gantung dengan isi 7-8 biji dengan harga Rp 5 ribu. 

Tidak cuma per gantung, tempurung yang biasanya dijual dengan paket yang sudah dikemas dalam tas platik ataupun per karung.

"Kalau yang di tas plastik ini, depe harga (harganya) 7000, karena lebe (lebih) banyak depe tampurung," ungkap Ria, Selasa (5/7/2022).

Ria mengaku, jelang Idul Adha, ia mampu menjual 7 gantung per hari. 

Berbeda dengan Ria, Abdurrahman Tune (64) pedagang di pasar Sentral Gorontalo memilih menjual per karung. 

Rahman sapaanya, menjual dengan harga Rp 25 ribu per karung. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved