Kapolda Gorontalo Akui Terharu Saat Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Ternyata Ini Penyebabnya
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika memimpin langsung upacara kenaikan pangkat (korps raport) dan diikuti oleh Pejabat Utama, perwira
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/tim-pengawasan-Post-Audit-Itjenad.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika memimpin langsung upacara kenaikan pangkat (korps raport) dan diikuti oleh Pejabat Utama, perwira serta seluruh personel Polda Gorontalo, di Lapangan Apel Markas Polda Gorontalo, Senin (04/07/2022).
Sebanyak 93 personil Polda Gorontalo dan 159 personel Polres jajaran mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.
Dari 93 personel Bintara Polda Gorontalo yang naik pangkat, diantaranya naik dari pangkat semula yaitu dari Bripka menjadi Aipda 23 personel.
Sementara Brigadir naik menjadi Bripka sebanyak 19 personel. Serta Briptu menjadi Brigpol lima personel dan Bripda menjadi Briptu 14 personel.
Adapun dari golongan perwira, di antaranya naik dari pangkat semula dari Kompol menjadi AKBP empat personel, dari AKP menjadi Kompol lima personel. Sedangkan dari Ipda ke Iptu tiga personel.
Dalam amanatnya, Helmy Santika menyampaikan, pemberian kenaikan Pangkat bagi Anggota Polri merupakan program pembinaan terhadap personel Polri.
“Pemberian kenaikan Pangkat bagi Anggota Polri ini merupakan satu program pembinaan untuk personel Polri, yang dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa faktor penilaian, seperti masa pengabdian yang sudah mencukupi, dedikasi, moralitas serta kinerja dalam mengabdikan dirinya pada Institusi.” ujar Helmy.
Di akhir amanatnya, Kapolda Gorontalo mengaku terharu dan bahagia melihat momen, sebab ada salah satu personel yang mengikuti upacara korps raport dengan membawa keluarga dan anaknya.
“Saya terharu melihat momen ini, pasti anaknya merasa bangga kepada orangtuanya, yang tadinya anaknya tidak pernah melihat bapaknya memakai pakaian dinas. Di momen inilah, anaknya pasti merasa bangga, karena bapaknya ternyata seorang anggota Polri.” tutup Kapolda Gorontalo. (*)