ADV PLN UP3 Gorontalo

PT PLN Akan Tanam 10 Ribu Mangrove di Ekowisata Telok Berdiri

PT PLN (Persero) ikut berkontribusi terhadap lingkungan dengan menanam 10 ribu mangrove di kawasan Ekowisata Pantai Telok Berdiri, Kalimatan Barat.

Penulis: Redaksi |
TribunGorontalo.com
PT PLN (Persero) ikut berkontribusi terhadap lingkungan. Kotribusi ditunjukan dengan ikut melakukan penanaman mangrove di Ekowisata Pantai Telok Berdiri. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Tidak hanya fokus memperbaiki layanan kelistrikan, PT PLN (Persero) rupanya ikut memperhatikan lingkungan dengan mengucurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk kawasan Ekowisata Pantai Telok Berdiri, Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sei Kakap Kabupaten Kubu Raya, Kalimatan Barat.

Di Kawasan ini, PT PLN (Persero) akan menanam 10.000 bibit pohon mangrove. 

“Selain melakukan penanaman bibit pohon mangrove, PLN Kalbar juga melakukan pembangunan berbagai sarana dan prasarana penunjang lainnya,” ungkap General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Barat, Ari Dartomo kepada TribunGorontalo.com melalui laporan tertulisnya.

Menurut Ari Dartomo, langkah itu agar kawasan Ekowisata Telok Berdiri semakin indah dan menarik untuk dikunjungi.

Katanya, kegiatan penanaman bibit pohon mangrove sebagai wujud kepedulian PLN terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Agar Pantai Telok Berdiri yang saat ini menjadi salah satu penopang hidup warga Desa Sungai Kupah dapat diselamatkan dari bahaya abrasi.” tegas dia.

“Melalui bantuan yang kami berikan lewat program TJSL, kami berharap kawasan Ekowisata Pantai Telok Berdiri juga dapat menjadi sentra pengembangan usaha UKM di Desa Sungai Kupah.” tutur Ari.

Apalagi, semakin banyak pengunjung yang datang maka pendapatan pengelola wisata itu mereka juga semakin meningkat,” tutur Ari.

Ari menambahkan, dengan adanya penambahan sarana dan prasarana penunjang wisata di Pantai Telok Berdiri maka kawasan Ekowisata ini diharapkan mampu menarik para wisatawan lokal dan nasional untuk dapat berkunjung ke destinasi wisata ini.

Sementara itu, Ketua Unit Pariwisata BUMDes Tanjung Intan, Desa Sungai Kupah, Usman mengatakan bantuan yang diberikan PLN sangat bermanfaat bagi pengembangan kawasan Ekowisata Pantai Telok Berdiri.

Dirinya mengakui, selama ini untuk operasional kawasan wisata yang mulai dibangun sejak 2017 ini hanya mengandalkan dari tiket masuk para pengunjung, yang dipungut sebesar Rp 10 ribu per orang.

“Bantuan yang diberikan PLN akan sangat membantu dalam upaya pengembangan kawasan Ekowisata Pantai Telok Berdiri. Beberapa fasilitas penunjang akan kami bangun, di antaranya tempat berjualan para pelaku UKM, sehingga pengunjung dapat menikmati makanan hasil olahan warga, sambil menikmati suasana pantai,” kata Usman.

Ke depannya, lanjut Usman, kawasan Ekowisata Pantai Telok Berdiri akan mengembangkan berbagai wahana hiburan antara lain, Wisata susur sungai, homestay, tempat pemancingan alam, pusat kuliner tradisional, dan lain-lain. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved