Selasa, 17 Maret 2026

Nyata Karya Rusli Idris

Dikenal Peduli Nelayan, Rusli Habibie Gemar Bagi-bagi Perahu Fiber

Setidaknya selama sepuluh tahun menjabat (2012-2022) Rusli dikena kerap membagi-bagikan perahu untuk nelayan. 

Tayang:
Penulis: Redaksi |
zoom-inlihat foto Dikenal Peduli Nelayan, Rusli Habibie Gemar Bagi-bagi Perahu Fiber
TribunGorontalo.com/Ist
Eks Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan), memeriksa bantuan perahu fiber untuk nelayan di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Kamis (18/10). Sebanyak sembilan unit perahu fiber senilai Rp541.683.000,00 diserahkan kepada nelayan di Kecamatan Batudaa Pantai. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Hingga akhir masa jabatannya sebagai Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dikenal peduli terhadap nelayan. 

Setidaknya selama sepuluh tahun menjabat (2012-2022) Rusli dikena kerap membagi-bagikan perahu untuk nelayan. 

Setidaknya, ada sudah ada 695 unit perahu fiber yang pernah dibagikan Rusli kepada para nelayan di berbagai wilayah pesisir Gorontalo. 

Ratusan perahu fiber itu menyasar 1.977 kelompok penerima manfaat (KPM). 

Pada 2018 silam misalnya, Rusli membagikan perahu fiber berwarna kuning kepada masyarakat di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.

Ada sedikitnya sembilan unit perahu fiber yang diberikan kepada warganya. Sembilan perahu itu mencapai Rp 541 juta. 

Adapun perahu fiber yang dibagikan Rusli biasanya berkapasitas 5 gross ton (GT), serta dilengkapi mesin tempel 15 PK.

Lalu kepada nelayan di Boalemo misalnya. Kelompok nelayan bernama “Nelayan Maju” pada 2017 silam, juga mendapatkan perahu dari Rusli Habibie

Seorang warga penerima perahu bernama Yudin Noe saat itu mengaku kepada Rusli Habibie, merasa terbantu dengan adanya bantuan kapal tersebut. 

Menurutnya, tidak hanya tangkapan saja yang banyak, tapi ikan yang didapatkan juga jauh lebih besar. 

“Dalam sekali melaut kami mampu membawa ikan yang cukup banyak,” ungkap Yudin Noe saat bertemu Rusli pada 2017 silam. 

Pemerintah Gorontalo saat dipimpin Rusli Habibie dan Idris Rahim, menentukan data warga miskin menggunakan data nasional. 

Warga yang tercatat dalam data inilah yang kemudian disasar untuk mendapatkan perahu berbahan fiber tersebut. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved