Empat Desa Jadi Lokus Stunting di Boalemo-Gorontalo, Aksi Konvergensi Dievaluasi

Sebanyak empat desa di Kabupaten Boalemo menjadi lokus stunting, dikunjungi tim penilai Panelis Kinerja Stunting Provinsi Gorontalo, Kamis(16/6/2022).

Penulis: redaksi | Editor: Fajri A. Kidjab
Diskominfo Boalemo
Tim panelis penilai kinerja stunting Provinsi Gorontalo mengunjungi desa yang menjadi lokus stunting di Boalemo. (foto Dinas Kominfo Boalemo) 

(Laporan Ronald Rampi, Wartawan TribunGorontalo.com dari Kabupaten Boalemo)

TRIBUNGORONTALO.COM, Tilamuta - Sebanyak empat desa di Kabupaten Boalemo menjadi lokus stunting, dikunjungi tim penilai Panelis Kinerja Stunting Provinsi Gorontalo, Kamis (16/6/2022).

Keempat desa lokus stunting tersebut, yakni Desa Rumbia dan Desa Patoameme di Kecamatan Botumoito, Desa Piloliyanga di Kecamatan Tilamuta dan Desa Polohungo di Kecamatan Dulupi.

Kunjungan atas lokus stunting ini dilakukan dalam rangka penilaian aksi konvergensi stunting tahun 2021 di Kabupaten Boalemo.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengevaluasi usaha percepatan penurunan dan pencegahan stunting melalui aksi konvergensi yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun desa.

Sepeti diketahui, ada delapan aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi, yaitu analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, Perbup/Perwali Kewenangan Desa, Pembinaan Kader Pembangunan Masyarakat, manajemen data, pengukuran dan publikasi stunting, dan review kinerja tahunan.

Dalam kunjungan tersebut, tim panelis penilai kinerja stunting Provinsi Gorontalo ini juga melakukan peninjauan terkait dengan pengimplementasian delapan pilar oleh unsur terkait di lokasi yang sudah ditetapkan menjadi lokus stanting. Adapun 8 pilar tersebut terdiri dari lima pilar STBM dan tiga pilar pencegahan stunting.

Untuk lima pilar STBM, antarlain tidak membuang air besar sembarangan (Stop BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), mengelola air minum dan makanan dengan aman, mengelola sampah dengan aman dan mengelola limba cair rumah tangga dengan aman.

Sedangkan tiga pilar pencegahan stunting, terdiri dari gizi ibu hamil, pemberian makanan tambahan bayi dan anak (PMBA) dan pemantauan pertumbuhan.

Hadir dalam kegiatan penilaian tersebut, unsur tim panelis penilai kinerja stunting Provinsi Gorontalo, Bappeda Kabupaten Boalemo, Dinas Perhubungan dan Pemukiman Kabupaten Boalemo, Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Boalemo, dan unsur camat dan kepala desa yang menjadi lokus stunting. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved