Korban Tenggelam di Bendungan Paguyaman Ditemukan Meninggal

Sayangnya, warga bernama Zakaria Umar itu ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaaan meninggal di Bendungan Paguyaman tersebut.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban hilang di Bendungan Paguyaman. Korban ditemukan hari ini, Selasa 14 Juni 2022. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Upaya pencarian warga hilang di Bendungan Paguyaman, Kabupaten Gorontalo membuahkan hasil. 

Sayangnya, warga bernama Zakaria Umar itu ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaaan meninggal di Bendungan Paguyaman tersebut.

Zakaria sebelumnya diketahui hilang di Bendungan Paguyaman pada Minggu, 12 Juni 2022 kemarin.

Pria 43 tahun itu sempat tergelincir di bibir bendungan, lalu terlihat menyelam. 

Beberapa menit ditunggu, ia tidak juga muncul ke permukaan hingga akhirnya dinyatakan hilang oleh warga. 

Warga pun langsung menghubungi kantor SAR Gorontalo.

Korban dikabarkan terjatuh pukul 11.30 Wita.  SAR Gorontalo menurunkan 10 personil Tim Carli yang di komandoi oleh Danru S. Alan Hasania, untuk melakukan pencarian.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada kejadian membahayakan manusia, setelah mendapat laporan, 10 personil langsung mengarah ke lokasi,” kata dia. 

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Sabhara Polda Gorontalo,TNI,IEA, BPBD Kabupaten Gorontalo.

Tim gabungan ini melakukan pencarian di seputaran bendungan dan menyisir aliran sungai Paguyaman.

Ada kurang lebih 18 sampai 20 km hingga hasil pada hari senin masih nihil (13/6/2022).

Pencarian dilanjutkan pada hari ke-3  (14/6/2022), Tim SAR Gabungan kembali menyusuri aliran sungai dengan teknik ESAR.

Pada pukul 10.05 wita korban ditemukan dengan posisi tengkurap di sungai yang agak dangkal.

Kemudian langsung di evakuasi dan di antarkan ke rumah korban yang berlokasi di desa mohiyolo.

"Dari Lokasi dinyatakan hilang hingga lokasi penemuan korban berjarak kurang lebih 2 KM,” kata I Made Junetra, Kepala Kantor SAR Gorontalo.

Tim di lapangan melakukan penyisiran di aliran sungai menggunakan teknik ESAR dan 1 tim di perahu karet memudahkan ditemukannya korban. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved