Tanggapi Dukung Jenderal Dudung, Begini Kata Tokoh Senior NU soal Persatuan Bangsa
Upaya Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman merekatkan kembali tokoh lintas agama dan anak bangsa.
Dialog tersebut dilakukan Dudung dengan para tokoh lintas agama dalam waktu dan tempat berbeda pada hari yang sama.
Pertama, Dudung mengunjungi pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pusat di Salemba, Jakarta Pusat.
Kunjungan Jenderal Dudung tersebut untuk bersilaturahmi dengan Pengurus Majelis Pekerja Harian PGI, Sekretaris Eksekutif PGI dan Kepala Biro PGI.
Kedatangan Dudung disambut Sekretaris Umum PGI Pusat Pendeta Jacky Manuputty dan Ketua Umum PGI Pusat Pendeta Gomar Gultom.
Dalam kesempatan tersebut Dudung juga bersilaturahmi dengan para Pendeta dari 95 gereja anggota PGI di seluruh Indonesia melalui video conference.
Kunjungan Dudung kepada para tokoh agama tersebut, merupakan bagian dari rencana kerjanya untuk menjalin hubungan yang sinergis dengan seluruh tokoh lintas agama dalam menciptakan kehidupan bernegara yang tenang dan damai.
Dalam kunjungan tersebut Gomar mengatakan dirinya sangat mendukung adanya tentara yang kuat, tangguh dan profesional karena ini dibutuhkan bangsa untuk mempertahankan Pancasila dari berbagai bentuk rongrongan yang ingin menggeser Pancasila.
Ia berharap Dudung tidak ragu-ragu menghadapi kelompok-kelompok yang hendak menggeser Pancasila demi terciptanya rasa aman dan damai di seluruh pelosok tanah air.
Dalam sambutannya Dudung mengungkapkan kunjungan tersebut menjadi prioritas untuk bersama-sama menyikapi fenomena yang terjadi yakni berbagai macam ancaman internal yang dapat mengarah kepada perpecahan bangsa di antaranya gerakan intoleran.
Negara-negara Timur Tengah yang merupakan satu daratan, kata dia, bisa porak poranda karena ada yang menginginkan dan membuatnya jadi demikian.
"Negara Indonesia yang berpondasikan kebhinekaan dengan tiang persatuan dan kesatuan, serta beratapkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, diharapkan akan tetap terjaga tidak mengalami nasib yang sama seperti yang terjadi di beberapa negara Timur Tengah,” kata Dudung dalam keterangan resmi Dinas Penerangan TNI AD pada Selasa (31/5/2022).
Selanjutnya, Dudung menerima kunjungan perwakilan pengurus Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) di Ruang Kerja KSAD di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat.
Ketua Penasehat KUPI KH Husain Muhammad dan penyelenggara Kongres Ulama Perempuan Indonesia Ninik Rahayu mengatakan tujuan kedatangannya dalam rangka silaturahmi dan memperkenalkan diri.
Selain itu, mereka meminta dukungan dari TNI AD dalam penyelenggaraan Kongres lima tahunan KUPI yang akan digelar pada November 2022.
Disampaikan juga, dalam kongres akan dilakukan kajian-kajian dan dialog untuk membahas persoalan sosial kemasyarakatan dengan pendekatan keadilan yang nantinya dapat dijadikan fatwa dan beberapa rekomendasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/090622-Dudung.jpg)