Penjagub Gorontalo Siap Anggarkan Renovasi Asrama ST 29

Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo Hamka Hendra Noer lima hari lalu mendatangi Asrama Salemba Tengah (ST) 29 di Jakarta.

Penulis: Husnul Puhi |
zoom-inlihat foto Penjagub Gorontalo Siap Anggarkan Renovasi Asrama ST 29
TribunGorontalo.com
Kunjungan Penjagub, Sekda Provinsi, dan pemerintah terkait di asrama st 29 Jakarta 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo Hamka Hendra Noer lima hari lalu mendatangi Asrama Salemba Tengah (ST) 29 di Jakarta.

Hamka meninjau langsung kondisi asrama Gorontalo yang rencananya akan direnovasi.

"Kita butuh duduk bareng dengan DPRD Provinsi, untuk membahas renovasi asrama ini," ungkap Hamka, dikutip TribunGorontalo.com melalui Ketua Asrama, Akbar.

Menurutnya, butuh waktu enam sampai tujuh bulanan, menganggarkan renovasi asrama ST 29.

Dia mengatakan, jika jangka waktu itu belum dapat direalisasikan, kemungkinan paling lambat setahun akan bisa dianggarkan.

"Hal ini harus terlaksana. Karena anak-anak yang berada di asrama ini adalah generasi penerus," tegas Hamka.

Anak-anak yang berada di luar daerah khususnya menempati asrama gorontalo itu, menurut dia adalah generasi yang akan menjadi pemimpin-pemimpin daerah di lima atau sepuluh tahun ke depan.

"Kalau Gorontalo ingin maju, ya kosentrasinya di Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih muda," ujarnya.

Disamping itu, Penjagub mengunjungi Asrama ini bersama dengan Darda Daraba Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo.

Dan juga Daniel Ibrahim Kepala Biro Keuangan Provinsi turut mendampingi kedua kepala dan pejabat daerah tersebut.

Sebelumnya, Asrama Mahasiswa Gorontalo yang berada di Jakarta ini memiliki kerusakan atap di lantai dua.

Saat ini kondisi atapnya sudah hampir roboh, kayu dan latah untuk penjanggal mulai berjatuhan.

"Kebetulan yang paling rusak parah saat ini, di bagian Mushola," tegas Akbar Anugerah Ketua Asrama ST 29, kepada pihak Tribun Gorontalo via seluler.

Akbar berharap pemerintah lebih mempercepat terkait anggaran renovasi asrama tersebut.

Dikarenakan setiap kali hujan turun, asrama yang dihuni oleh 23 mahasiswa tersebut selalu dibanjiri atau digenangi air.

"Kami yang tinggal disini jadi was-was kalau ada hujan, genangan-genangan air itu bisa menimbulkan penyakit yang tidak diinginkan," lanjut Akbar.

Adapun Asrama Gorontalo yang berada di Jakarta Pusat ini beralamat di Jalan Salemba Tengah RT 10 RW 3, Paseban, DKI Jakarta. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved