Kamis, 5 Maret 2026

Polisi Tangkap Abdul Qadir Baraja di Markas Besar Khilafatul Muslimin

Pimpinan tertinggi organisasi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja di Bandar Lampung ditangkap Polda Metro Jaya.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Polisi Tangkap Abdul Qadir Baraja di Markas Besar Khilafatul Muslimin
Tangkap layar Kompas TV
Pemimpin Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Pimpinan tertinggi organisasi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja di Bandar Lampung ditangkap Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra mengkonfirmasi jika Abdul Qadir ditangkap di Markas Besar Khilafatul Muslimin yang berlokasi di Kota Bandar Lampung.

"Ya (di Bandar Lampung)," kata Zulpan melalui pesan singkat, Selasa (7/6/2022).

Namun, Zulpan belum memerinci proses penangkapan Abdul Qadir Baraja yang dilakukan tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Meski begitu, berdasarkan penelusuran Tribunnews.com melalui aplikasi Google Maps, lokasi Markas Khilafatul Muslimin berada di pusat Kota Bandar Lampung.

Adapun alamat Markas Besar Khilafatul Muslimin Jl WR Supratman, Pesawahan, Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Lampung.

Di dalamnya terdapat masjid yang dinamakan Masjid Kekhalifahan dengan warna hijau.

Diduga, lokasi tersebut menjadi pusat kegiatan organisasi Khilafatul Muslimin dan juga terdapat foto-foto kegiatan seperti ibadah salat hingga aktivitas lainnya yang tersimpan di Google Maps.

Selain itu, terdapat pelang bertuliskan Khilafatul Muslimin Markas Pusat di depan sebuah bangunan berwarna khas hijau itu.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membenarkan kabar penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin pada pagi tadi.

"Benar, Polda Metro Jaya telah menangkap pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja di Lampung," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (7/6/2022).

Zulpan menambahkan, saat ini Abdul Qadir Baraja sedang dibawa jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya menuju ke Jakarta.

"Saat ini tim Ditreskrimum Polda Metro sedang sedang dalam perjalanan dari Lampung untuk membawa yang bersangkutan ke Jakarta," paparnya.

Menurut Zulpan, penangkapan Abdul Qadir Baraja dipimpin langsung Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin Kombes Hengki Haryadi.

"Penangkapan dipimpin langsung Pak Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi," kata Zulpan.

Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja Ditangkap di Lampung Pukul 05.30 Pagi

Polda Metro Jaya melakukan penangkapan kepada pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, Selasa (7/6/2022) pukul 05.30 WIB, pagi tadi.

Penangkapan ini terjadi usai Abdul Qadir menunaikan ibadah sholat subuh di Masjid Kekhalifahan Islam Jalan WR Supratman, Bumi Waras, Telukbetung, Bandar Lampung.

Sebagaimana diketahui, penangkapan dilakukan dengan kerjasama Polresta Bandar Lampung.

Usai penangkapan itu, Abdul Qadir lantas dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung sekitar pukul 6.30 WIB.

Pukul 07.30 WIB, kabarnya Abdul Qadir telah dibawa ke Polda Metro Jaya.

Pihak Polda Metro Jaya berencana menggelar pers rilis mengenai alasan penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin ini, usai yang bersangkutan sampai di Jakarta.

Penangakapan ini pun juga dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan.

Dikutip dari tayangan Kompas Tv, Zulpan mengungkapkan bahwa saat ini yang bersangkutan masih dalam perjalanan menuju ke Jakarta.

"Benar, bahwa Polda Metro Jaya telah melakukan penangkapan kepada pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, yang dilakukan langsung oleh tim Polda Metro Jaya."

Baca juga: Pimpinan Khilafatul Muslimin Bakal Ditangkap Lagi Seusai Viral Aksi Konvoi? Ini Jawaban Densus 88

Baca juga: Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Kelompok Khilafatul Muslimin yang Sempat Konvoi di Jalan Ibu Kota

"Saat ini yang bersangkutan sedang kita bawa ke Jakarta untuk diperiksa di Polda Metro," jelas Zulpan.

Sebagaimana disampaikan oleh Zulpan, pihak kepolisian hingga kini belum dapat memberikan keterangan mengenai jumlah orang yang ditangkap.

Pihaknya akan menyampaikan kabar sebenarnya ketika yang bersangkutan sudah tiba di Jakarta.

Khilafatul Muslimin di Bandung

Sebelumnya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Kabupaten Bandung Barat menelusuri wilayah kantung massa dan simpatisan kelompok Khilafatul Muslimin.

Penelusuran ini dilakukan setelah sebelumnya simpatisan ini melakukan aksi konvoi menggunakan atribut lengkap.

Kepala Kesbangpol, Suryaman mengatakan, pihaknya tengah memetakan persebaran kelompok ini di berbagai wilayah.

"Saat ini kita lakukan pemetaan dulu simpatisannya ada di mana saja."

"Jadi gak bisa asal sebut jumlahnya berapa. Kan kalau sebut jumlah harus pula disebut dimana lokasinya," ujar Suryaman dikutip dari Tribunnews.com, Senin (6/6/2022).

3 Pimpinan Kelompok Ditangkap di Brebes

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengatakan sebanyak tiga pimpinan cabang Jemaah Khalifatul Muslimin telah diamankan, Minggu (29/5//2022).

Ketiganya yaitu GZ selaku pimpinan cabang Jemaah Khalifatul Muslimin, serta DS dan AS yang merupakan pimpinan ranting Jemaah Khilafatul Muslimin.

Penangkapan dilakukan setelah sebelumnya kelompok ini melakukan konvoi sepeda motor dan membagikan pamflet selebaran pada masyarakat berisi ajakan mendirikan Khilafah.

"Sebanyak 14 saksi telah dimintai keterangan, termasuk diantaranya saksi ahli bahasa, ahli agama, ahli sosiologi ahli hukum pidana."

"Polisi juga memeriksa saksi dari MUI, Kemenag, dan Kesbangpolinmas."

"Hasilnya tiga orang yang yang dianggap bertanggung jawab atas aksi tersebut diamankan petugas dan ditetapkan sebagai tersangka," ungkap Iqbal.

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pamflet, spanduk, baju bertuliskan Khilafatul Muslimin serta berbagai dokumen dan buku terkait khilafah. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Abdul Qadir Baraja Ditangkap di Markas Besar Khilafatul Muslimin di Pusat Kota Bandar Lampung

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved