Usai Tanda Tangani 4 Negara, Indonesia Kini Jajaki Kerja Sama Jaminan Produk Halal Bersama Meksiko

Pemerintah Indonesia dan Meksiko menjajaki peluang kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH).

Editor: Fajri A. Kidjab
Kementerian Agama
Dok: Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Aqil Irham (Kemenag) 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pemerintah Indonesia dan Meksiko menjajaki peluang kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH).

Hal tersebut disampaikan audiensi Kepala penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Aqil Irham dengan Duta Besar Meksiko Armando G Alvarez.

Dalam audiensi virtual, hadir pula Direktur Ekonomi Sekretariat Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Meksiko, perwakilan KBRI Meksiko, serta perwakilan Kementerian Luar Negeri RI.

“Kami tentu menyambut baik upaya penguatan kerja sama dengan pihak manapun sepanjang dilaksanakan sesuai regulasi dan dilakukan secara saling menguntungkan," kata Aqil di Jakarta, Jumat (3/6/2022).

Aqil berharap, peningkatan hubungan kerja sama antara kedua negara dapat mendorong upaya pemulihan ekonomi melalui industri dan perdagangan produk halal.

Hal ini, lanjut Aqil, menjadi salah satu amanat yang harus dijalankan oleh BPJPH.

"BPJPH diberikan amanat untuk memfasilitasi dan mendorong pemulihan ekonomi melalui pengembangan industri halal seperti makanan dan minuman, fashion, kosmetik, farmasi, pariwisata, media, rekreasi, hingga jasa keuangan,” jelasnya lebih lanjut.

Sebelumnya, terdapat empat negara yang telah menandatangani kesepakatan kerja sama jaminan produk halal dengan Indonesia.

Baca juga: Gorontalo Karnaval Karawo 2022 Digelar Indoor, Tak Ada Parade Jalanan

Empat negara tersebut adalah Chile, Argentina, Hungaria, dan terakhir Belarus.

Dia mengatakan bahwa berdasarkan regulasi JPH, kerja sama internasional JPH perlu dipayungi dengan adanya kerja sama G-to-G di antara kedua negara. Kerja sama internasional baik di bidang perdagangan, ekonomi, sosial, budaya dan sebagainya yang sebelumnya telah terjalin juga dapat menjadi payung kerja sama lebih lanjut.

Dia berharap agar kerja sama perdagangan produk halal Indonesia-Meksiko nantinya akan memberikan keuntungan kedua pihak, dan memberikan kontribusi pada penguatan nilai perdagangan nasional. Implikasinya, sektor produk halal dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal senada diungkapkan Duta Besar Meksiko Armando G Alvarez.

Armando mengharapkan, kerja sama kedua negara tersebut dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan ekonomi negaranya.

“Melalui audiensi ini, diharapkan kita dapat membahas kerja sama dengan Indonesia. Utamanya, kerja sama untuk meningkatkan kerja sama perdagangan produk agrikultur atau makanan halal,” ujar Alvarez. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved