Proyek Septic Tank Rp 8 Miliar Pohuwato Masuk Pemeriksaan Saksi-Saksi

Pemeriksaan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Nomor : Print-371/P.5/Fd.1/04/2022.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Ilustrasi Pekerja Septic Tank 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kejaksaan periksa enam saksi kasus dugaan tindak korupsi pengadaan septic tank di Pohuwato, Gorontalo.

Pemeriksaan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Nomor : Print-371/P.5/Fd.1/04/2022.

Enam saksi itu diketahui merupakan merupakan tenaga kontrak sebagai Fasilitator Teknik dan Fasilitator Pemberdayaan.

Masing-masing seperti informasi yang dirangkum TribunGorontalo.com, yakni AMT, MD, SYS, F, YW, dan R. 

“Pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan oleh Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Gorontalo dalam rangka mengumpulkan dan melengkapi alat bukti,” ungkap Mohammad Kasar, Jumat (3/6/2022). 

Kata dia, keterangan saksi untuk memperjelas peristiwa pidana dalam proyek septic tank tersebut. 

Proyek pengadaan Septic Tank bernama Pengelolaan dan Pengembangan sistem air limbah.

Merupakan proyek Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman  Kabupaten Pohuwato pada 2021. 

Anggaran proyek tersebut sekitar Rp 8,7 miliar atau secara rinci Rp 8.759.156.889.

Sesuai tujuannya, proyek tersebut memang untuk menyasar 17 kelompok swadaya masyarakat (KSM) di kabupaten berjuluk Bumi Panua tersebut.

Adapun pemeriksaannya di ruang pemeriksaan Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Gorontalo. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved