Liga Champions
Lolos ke Final Liga Champions: Dewi Fortuna Masih Menaungi Liverpool
Liverpool berhasil lolos ke babak final Liga Champions 2022. The Reds melalui perjalanan mereka dengan sempurna di grup neraka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Liverpool-lolos-ke-Semifinal-Liga-Champions.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Liverpool berhasil lolos ke babak final Liga Champions 2022. The Reds melalui perjalanan mereka dengan sempurna di grup neraka dan menaklukkan tim kejutan.
Liverpool kembali berhasil mencapai babak final Liga Champions untuk kali ketiga dalam lima musim terakhir.
Dalam laga final kali ini, Liverpool akan bertemu dengan peraih 13 trofi Liga Champions, Real Madrid.
Perjalanan Liverpool menuju babak final Liga Champions 2021-2022 bisa dibilang nyaris sempurna.
Dikutip dari bolasport.com, tim asuhan Juergen Klopp itu mengawalinya dengan finis sebagai juara Grup B yang diisi oleh klub-klub kuat, seperti Atletico Madrid, AC Milan dan FC Porto.
Meski grup tersebut disebut sebagai grup neraka, Liverpool nyatanya mampu lolos dengan mudah.
Dikutip BolaSport.com dari laman resmi UEFA, Jordan Henderson dkk. berhasil menyapu bersih semua laga dengan kemenangan dan mengoleksi 18 poin dari 6 pertandingan.
Dengan lolos sebagai jawara grup, Liverpool berhak untuk melawan salah satu runner-up grup pada babak 16 besar.
Pada babak 16 besar, Liverpool bertemu dengan juara Italia musim lalu, Inter Milan.
Liverpool sempat menang dengan meyakinkan pada leg pertama saat bermain di Stadion Giuseppe Meazza pada 16 Februari 2022 lalu.
Dalam laga itu, The Reds berhasil menghancurkan Inter Milan dengan skor 2-0.
Akan tetapi, pada leg kedua, Liverpool harus kesulitan dan nyaris membawa pertandingan menuju babak perpanjangan waktu.
Dewi Fortuna masih menaungi Liverpool dengan hanya kalah 0-1 dari Inter Milan di Stadion Anfield dan tetap melenggang ke babak perempat final.
Di babak perempat final, Liverpool bertemu lawan yang relatif lebih mudah, yakni Benfica.
Ibrahima Konate (kiri) merayakan gol untuk Liverpool ke gawang Benfica dalam partai Liga Champions di Anfield (13/4/2022).
Bahkan, pada leg pertama saat bermain di kandang Benfica, Estadio da Luz, Liverpool mampu memetik kemenangan dengan skor 3-1.
Namun, begitu bermain dalam leg kedua di Stadion Anfield, The Reds lagi-lagi mengalami kesulitan.
Liverpool sebenarnya sempat unggul 3-1 hingga menit ke-65 dan semakin dekat untuk lolos ke babak semifinal.
Akan tetapi, gol Roman Yaremchuk pada menit ke-73 seolah membakar semangat para pemain Benfica.
Hingga akhirnya, Darwin Nunez berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat golnya pada menit ke-82.
Pada menit-menit akhir jelang laga berakhir, Benfica sebenarnya mampu menyudutkan pertahanan Liverpool.
Sial bagi Benfica, Liverpool mampu meredam berbagai serangan mereka dan pertandingan berakhir dengan skor sama kuat 3-3.
Meski bermain imbang, Liverpool tetap lolos ke babak semifinal dengan agregat 6-4 atas Benfica.
Di babak semifinal, Liverpool bertemu dengan tim kejutan, yakni Villarreal, yang pada babak perempat final berhasil menumbangkan raksasa asal Jerman, Bayern Muenchen.
Liverpool berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Villarreal dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2021-2022.
Liverpool lantas disebut-sebut bakal menjadi korban Villarreal selanjutnya yang musim ini menjadi pembunuh para raksasa, yakni Juventus dan Bayern Muenchen.
Prediksi tersebut hampir saja terjadi saat laga leg kedua berlangsung di kandang Villarreal, Estadio de la Ceramica, pada 3 Mei 2022 lalu.
The Reds yang sudah unggul agregat 2-0 pada leg pertama harus dibuat ketir-ketir karena tertinggal 0-2 di babak pertama leg kedua.
Gol cepat Boulaye Dia pada menit ke-3 dan gol Francis Coquelin pada menit ke-41 membuat agregat menjadi sama kuat 2-2.
Bukan Liverpool namanya jika harus tumbang begitu saja di tangan Villarreal.
Hanya dalam tempo 13 menit, Liverpool mampu mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan.
Adalah Fabinho yang menjadi pelecut semangat Liverpool lewat golnya pada menit ke-62.
Lima menit berselang, Luis Diaz menyamakan kedudukan melalui golnya pada menit ke-67.
Liverpool menutup kemenangan mereka dengan agregat 5-2 berkat gol winger andalan mereka, Sadio Mane, pada menit ke-74.
Dengan kemenangan atas Villarreal tersebut, Liverpool akan bertemu dengan klub Spanyol lainnya, yakni Real Madrid di partai puncak.
Pertandingan antara Liverpool dan Real Madrid akan berlangsung di Stade de France, Paris pada Sabtu (28/5/2022) waktu setempat atau Minggu pukul 02.00 WIB.
Duel Liverpool vs Real Madrid bak Pertandingan Tinju
Duel antara Liverpool dan Real Madrid di final Liga Champions diibaratkan seperti pertandingan tinju oleh kiper ketiga The Reds, Adrian.
Final Liga Champions 2021-2022 bakal mempertemukan antara Liverpool dan Real Madrid.
Duel Liverpool dan Real Madrid di partai puncak Liga Champions musim ini bakal digelar di Stadion Stade de France, Paris, Prancis, Sabtu (28/5/2022) atau Minggu pukul 02.00 WIB.
Liverpool sukses melaju ke final Liga Champions usai menyingkirkan wakil Spanyol lainnya, Villarreal di babak semifinal.
Di babak empat besar, Liverpool meraih kemenangan agregat 5-2 atas Villarreal.
Sementara itu, Real Madrid berhasil menggapai final Liga Champions musim ini setelah menjinakkan Manchester City dengan agregat 6-5 di semifinal.
Jika ditarik dari awal, Liverpool dan Real Madrid sama-sama menorehkan performa terbilang oke sejak penyisihan grup Liga Champions.
The Reds berhasil melaju hingga tahap akhir di Liga Champions dengan menorehkan 10 kemenangan, satu hasil imbang dan sekali kalah.
Sementara itu, El Real melewatkan 12 laga sejak fase grup dengan menuai delapan kemenangan dan empat kekalahan.
Bagi Liverpool sendiri, final Liga Champions musim ini menjadi final ketiga yang digapai dalam kurun lima musim terakhir.
Adapun final Liga Champions kali ini bagi Real Madrid menjadi yang pertama dengan kurun waktu yang sama.
Sadio Mane merayakan golnya saat Liverpool menghadapi Wolves pada pekan ke-38 Liga Inggris 2021-2022, Minggu (22/5/2022).
Duel Liverpool versus Real Madrid diyakini bakal sengit mengingat kekuatan kedua tim yang berimbang.
Lagipula pertarungan antara Liverpool dan Real Madrid menjadi salah satu final yang ideal bagi banyak pengamat.
Kiper ketiga The Reds, Adrian, melihat duel di Stade de France nanti tak ubahnya seperti pertandingan tinju.
Adrian melihat Liverpool dan Real Madrid sama-sama tidak takut untuk tampil menyerang secara langsung.
Kesalahan kecil bakal membuat salah satu dari mereka akan membayar mahal dengan kekalahan di final.
"Saya pikir ini akan menjadi final yang sangat menarik, bolak-balik, dengan dua tim yang tidak takut untuk menyerang dan mencoba untuk menyerang secara langsung," kata Adrian, dikutip BolaSport.com dari Marca.
Skuad Real Madrid untuk melawan Real Betis di pekan ke-38 Liga Spanyol 2021-2022
"Penguasaan bola akan menjadi hal yang paling tidak penting."
"Ini akan menjadi seperti pertandingan tinju untuk melihat siapa yang melayangkan pukulan paling keras."
"Jika seseorang membuat kesalahan kecil, mereka akan membayar mahal untuk itu."
"Real Madrid, penuh dengan angka dan sejarah."
"Mereka adalah orang-orang yang memiliki lebih banyak trofi kejuaraan di Eropa."
"Lalu, kini dua tim terbaik saling berhadapan dan mereka dalam performa yang lebih baik, tetapi saya akan membiarkan tekanan jatuh pada mereka," ujar Adrian menambahkan.
Final Liga Champions di Paris seolah menjadi partai ulangan final empat tahun lalu ketika Liverpool harus takluk 1-3 dari Real Madrid di Kiev.
Jika ditilik dari kepemilikan trofi, Real Madrid unggul atas Liverpool.
El Real sudah menggondol Si Kuping Besar sebanyak 13 buah, sementara The Reds baru mengumpulkan 6 biji. (*)