Berita Viral

Disebut Lecehkan Pramugari Jet SpaceX, Begini Respon Elon Musk

Elon Musk diklaim melakukan pelecehan seksual kepada mantan pramugari SpaceX.

Editor: Fajri A. Kidjab
Tribunnews
CEO Tesla Elon Musk 

TRIBUNGORONTALO.COM - Elon Musk diklaim melakukan pelecehan seksual kepada mantan pramugari SpaceX.

Hal ini merupakan buntut dari laporan pramugari yang bekerja untuk jet SpaceX, Senin (23/5/2022).

Ia menuding pemilik media sosial Twitter tersebut memperlihatkan alat vital kepadanya.

Sang pramugari memberi tahu temannya bahwa Elon Musk memintanya untuk datang ke kamar pribadinya selama penerbangan 2016 untuk "pijat seluruh tubuh," menurut pernyataan tersebut.

Pramugari itu dilaporkan menemukan Elon Musk "benar-benar telanjang kecuali selembar kain yang menutupi bagian bawah tubuhnya."

Elon Musk dilaporkan memperlihatkan alat vitalnya, menyentuhnya dan mendesaknya untuk "melakukan lebih banyak" selama pijatan berlangsung dengan imbalan seekor kuda.

Namun, pramugari menolaknya.

Baca juga: Jisoek Choi Beri Mahar Kawin ke Maudy Ayunda: Dolar Amerika hingga Ijab Qobul

Pernyataan pramugari yang ditandatangani oleh temannya merinci insiden tersebut, yang dilaporkan terjadi pada tahun 2016 lalu.

Korespondensi email dan catatan lain, yang diberikan teman pramugari kepada Business Insider, dilaporkan menguatkan tuduhan itu.

Namun Elon Musk segera membantah dalam sebuah pernyataan singkat kepada Business Insider.

"Jika saya cenderung terlibat dalam pelecehan seksual, ini tidak mungkin menjadi kasus pertama kalinya yang terungkap dalam 30 tahun karir saya," tulisnya.

Elon Musk juga menyebut tuduhan itu sebagai "bagian serangan berkedok politik."

Ia muncul untuk mengatasi kabar yang beredar di Twitter, dengan mengatakan bahwa serangan terjadap dirinya harus dilihat sebagai intrik politik.

"Serangan terhadap saya harus dilihat melalui lensa politik, ini adalah cara standar (tercela) mereka," tulis Elon Musk.

"Tetapi tidak ada yang akan menghalangi saya untuk memperjuangkan masa depan yang baik dan hak Anda untuk kebebasan berbicara," imbuhnya. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved