Masa Jabatan Presiden Berakhir 2024, Iriana Jokowi Kemasi Barang di Istana
Iriana Jokowi dikabarkan sudah mulai berkemas menyikapi akan berakhirnya periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/180522-Jokowi-Iriana.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Solo - Iriana Jokowi dikabarkan sudah mulai berkemas menyikapi akan berakhirnya periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2024.
Hal tersebut diuangkapkan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menyikapi bergulirnya wacana tiga periode masa jabatan Presiden.
Gibran yang juga menjabat Wali Kota Solo menegaskan dirinya menolak adanya wacana tiga periode masa jabatan Presiden.
Bahkan menurut dia, saat ini ibunya, Iriana Joko Widodo sudah mengepak barang untuk dikirim ke kampung halaman di kota Solo.
"Iya sudah mulai packing, sudah kemas-kemas. Kan nyat meh rampung to (kan memang sudah mau selesai jabatannya)," kata Gibran, Selasa (17/5/2022).
Pengemasan barang-barang di Istana Presiden yang akan dibawa pulang ke Solo itu dilakukan mengingat masa kepemerintahan Presiden Jokowi yang akan berakhir tahun 2024.
Menurut Gibran, selain pengemasan barang, sejumlah barang juga sudah dikirim ke rumah Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo.
Dirinya juga mengakui sudah ada sejumlah barang yang dikirim oleh ibunda.
"Barang-barang udah dicicil, ada yang dikirim juga banyak," ujarnya.
Proses packing tersebut, lanjutnya, juga termasuk barang milik Presiden Jokowi.
"(Bapak) embuh, Kalau ibu sudah punya bapak juga udah mungkin," katanya.
Setalah lepas dari jabatannya sebagai Presiden, Presiden Jokowi dan ibu Iriana menurut Gibran akan tinggal di kediamannya dulu.
"ya no balik Sumber, rumahnya sana kok," kata Gibran.
Sebelumnya, Gibran menjadi salah satu pendukung penolakan perpanjangan masa jabatan presiden selama tiga periode.
Bahkan dia berniat menjadi peserta aksi demo jika ada demo yang menggugat perpanjangan masa jabatan presiden tersebut.
"Saya sesuai konstitusi saja. Nek enek demo tolak tiga periode aku tak melu, kandanono," pungkasnya.
Wapres: Silaturahmi Nasional untuk Cegah Bangsa Terpecah Belah
Wakil Presiden KH Maruf Amin mengatakan keutuhan bangsa menjadi sumber kekuatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
Di tengah gempuran teknologi dan digitalisasi yang dinamis, sudah seharusnya masyarakat dapat bekerja sama dalam menjaga keutuhan bangsa.
Menurutnya, diperlukan upaya yang dapat dilakukan dalam menjaga keutuhan bangsa yaitu melalui silaturahmi antarsesama.
“Perlu adanya upaya silaturahmi supaya bangsa ini tidak terpecah dan terbelah,” ucap Maruf Amin melalui keterangan tertulis, Rabu (18/05/ 2022).
Dirinya menyadari adanya potensi pemecah belah bangsa karena adanya perbedaan pandangan dan kepentingan tertentu.
Sehingga, diperlukan silaturahmi nasional dalam membangun kesamaan pandangan, sehingga kesatuan dan keutuhan bangsa dapat tetap terjaga.
“Kita harus bergerak dan berusaha menyatukan umat, menjaga silaturahmi, dan tidak boleh merusak ukhuwah, baik ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah wathaniyah. Untuk itu kita bangun silaturahmi yang tidak hanya kelompok atau terbatas, tetapi silaturahmi nasional,” kata Maruf Amin.
“Saya mengajak kita semua untuk kembali pada prinsip perjuangan, kembali semangat bekerja dengan sungguh-sungguh, agar semuanya berjalan dengan baik, rukun dan bersatu untuk membangun ukhuwah,” katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gibran Ungkap Ibunya, Iriana Jokowi Sudah Kemasi Barang di Istana dan Sebagian Sudah Dikirim ke Solo