Harga Tiket Masuk Pantai Kurenai Naik, Ini Angkanya

Padel Husain, pengunjung asal Kota Kotamobagu misalnya. Ia datang bersama keluarganya menikmati pemandangan yang ada di pantai tersebut.

TribunGorontalo.com/Ist
Potret pantai Kurenai, Bone Bolango, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Suwawa – Pantai Kurenai yang berada di perbatasan Selatan Kota Gorontalo dengan Bone Bolango, menjadi tempat alternatif liburan warga Gorontalo. 

Pantauan TribunGorontalo.com pada libur lebaran ketiga ini, terlihat puluhan anak muda serta beberapa keluarga, datang menikmati pasir putih di pantai tersebut, Rabu (04/05/2022).

Para pengunjung pun datang dari berbagai daerah seperti Kota Gorontalo, Kabupaten Pohuwato, Boalemo, bahkan ada yang berasa dari luar Gorontalo.

Padel Husain, pengunjung asal Kota Kotamobagu misalnya. Ia datang bersama keluarganya menikmati pemandangan yang ada di pantai tersebut.

"Selain menjadi tempat bersantai, tempat ini menjadi salah satu spot untuk memancing," kata Padel yang saat itu tengah memancing di area pantai tersebut.

hal senada diungkapkan oleh Yolanda H yang saat itu sedang melakukan swafoto bersama teman-temanya. Ia sambil menunggu sunset.

"Ini menjadi tempat rekomendasi buat anak muda seperti kita, selain bisa berfoto kita pun bisa menikmati sunset, untuk tiket masuk pun masih bisa dijangkau," ungkap Yolanda.

Dia pun berharap objek wisata Pantai Kurenai seperti ini bisa terjaga dan dikelola dengan baik serta dirawat agar dapat menarik para wisatawan yang berkunjung.

Tiket masuk pantai kurenai tersebut di bandrol dengan harga Rp 7 ribu untuk kendaraan roda dua, dan Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat.

Sebelumnya pada Februari 2022 kemarin, Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli menyatakan, akan ada investor yang akan mempercantik Pantai Kurenai tersebut.

"Jika tak ada halangan, awal Maret investor akan datang untuk melihat Pantai Kurenai. Mereka akan buka restoran hingga hotel di pantai tersebut. Semua akan ditata menjadi indah seperti di Bali," ucap Merlan beberapa waktu lalu. 

Namun, pengusaha yang akan mengelola kurenai tidak akan memonopoli tempat tersebut. Sebab, juga akan memberikan kesempatan untuk pelaku UMKM setempat. 

"Bagi masyarakat yang memiliki perahu atau UMKM akan diberikan tempat untuk sama-sama menikmati hasil pariwisata di sini," tuturnya.

Pemerintah daerah, kata Merlan, merencanakan hal itu, karena melihat pemanfaatan sektor pariwisata di wilayah Pantai Kurenai tersebut masih kurang maksimal. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved