Dua Bulan Rusak, Jalan di Desa Pulubala-Gorontalo Menelan Dua Korban

Pantauan TribunGorontalo.com pada Kamis sore (5/5/2022), sisi kiri jalan tersebut amblas dan meninggalkan jurang setinggi dua meter.

TribunGorontalo.com/AgungPanto
Jalan rusak di Desa Pulubala, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Kamis (5/5/2022) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Jalan rusak di Desa Pulubala, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo mulai menelan korban. Jalan yang rusak yang berada di Dusun I Tatileya itu, rusak karena abrasi sungai. Kondisi itupun setidaknya telah berlangsung dua bulan. 

Pantauan TribunGorontalo.com pada Kamis sore (5/5/2022), sisi kiri jalan tersebut amblas dan meninggalkan jurang setinggi dua meter. Lokasinya tepat berada di ujung jembatan.

Agar pengguna jalan tidak terperosok, warga berinisiatif menggunakan batu sebagai penanda. Selain itu, juga ada rotan yang digunakan untuk memberikan peringatan. 

Kartin Busa (45) salah satu warga yang tinggal di dusun itu mengatakan, bahwa kerusakan jalan itu setidaknya telah menelan dua korban.

Kedua korban tersebut adalah kakek - kakek dan seorang anak kecil.

Penyebabnya karena memang lubang di jalan tersebut cukup sulit terlihat dari jarak jauh, sehingga memicu terjadinya kecelakaan. Apalagi, lubang itu berada di sisi jembatan. 

"Keadaan seperti ini sudah dua bulan, dan sudah sempat ada korban 2 orang, kakek - kakek dan anak kecil, untunya mereka tidak kenapa-kenapa," kata Kartin.

Hal yang sama di ungkapkan oleh Yamin Musa (53) pengguna jalan yang saat itu berada di lokasi. Menurutnya konstruksi  ujung jembatan tidak semua menggunakan material batuan melainkan hanya tanah.

"Terlebih bantaran sungai yang tidak terpasang bronjong, apabila volume air naik langsung mengenai pondasi jembatan yang mengakibatkan pondasi bergeser terbawa arus sungai," ujar Yamin pada TribunGorontalo.com.

Kondisi lubang pun sudah sangat membahayakan, dikarenakan sudah memakan setengan badan jalan. Apalagi, tidak ada penerangan di lokasi tersebut, sehingga berbaya jika dilewati malam hari. 

"Malam di sini gelap, lubang ini tidak mudah terlihat," tambah Yamin.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved