Gorontalo Thrifting
Gorontalo Thrift Market Jadi Solusi Bergaya dengan Modal Murah
Pasar thrift yang pertama kali digelar di Gorontalo itu dibuka sejak 23 April 2022 di Jalan Hi Joesoef Dalie, Kelurahan, Wongkaditi Barat, Kecamatan K
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Penjual pakaian bekas (thrift) di Gorontalo, berkolaborasi dengan membuka pasar bertajuk Gorontalo Thrift Market (GTM).
Pasar thrift yang pertama kali digelar di Gorontalo itu dibuka sejak 23 April 2022 di Jalan Hi Joesoef Dalie, Kelurahan, Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.
Informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com, pasar itu akan berlangsung hingga hari ini, Sabtu (30/4/2022).
Rata-rata pakaian yang dijual harganya murah dan berkualitas. Ada sedikitnya 21 pelapak yang ikut serta berjualan di pasar tersebut.
Berbagai jenis pakaian tersedia di lokasi ini, mulai dari celana cewek hingga celana cowok, crowneck, topi, sepatu, kemeja, kaos vintech, serta hoodie dan lainnya.
Kualitas barang yang dijajakan tidak kalah dengan pakaian yang dijual di pasar modern.
Pakaian ini rata-rata berasal dari negara Eropa. Harga pun mulai Rp 25 ribu rupiah hingga Rp 1.5 juta.
Fajrin Kuhang, owner lapak Low Style Second menuturkan, setiap pelapak memiliki fokus produk. Misalnya ada yang hanya fokus menjual sepatu, crewneck, baju kaos, celana jeans, kemeja hingga, jaket dan lainnya.
Sementara dia, fokus ke penjualan topi. Harga pun bervariasi tergantung merek.
Harga topi paling di tinggi itu Rp 1.5 juta rupiah. Sementara paling murah pun ada dengan harga Rp 30 ribu rupiah.
Menurutnya, harga jual tinggi dipengaruhi oleh nilai topinya.
Jika topi yang masih beredar saat ini tentu harganya masih rendah, namun harga yang melambung tinggi itu memang brandnya sangat terkenal namun tokonya sudah tutup.
“Barang milik saya yang laku di harga Rp 1 juta rupiah itu sudah sold out juga kemarin dengan merek cica gobuls, untuk harga 700 ribu masih tersedia di pajangan dengan merk new era collabs,” jelas dia.
Konsumen yang datang ke GTM berbeda-beda. Ada yang peminat harga murah, ada pula yang memang menyasar harga-harga tinggi.
Perlu diketahui, penyebutan harga di thrift bisa bermacam-macam, untuk barang harga rendah disebut barang kaki, harga menengah disebut barang badan, dan harga tinggi disebut barang kepala.
“Barang kaki paling banyak yang diburu oleh muda mudi di Gorontalo, untuk barang branded yang lebih banyak dicari itu dengan merk New Era Collabs,” jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gorontalo-Thrift-Market-004.jpg)