Marco Simic Ungkap Alasan Hengkang Karena Masalah Gaji, Begini Tanggapan Resmi Persija
Persija Jakarta membantah tudingan Marco Simic mengenai gaji san pemain yang tidak dibayarkan pihak klub.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Marco-Simic.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM- Persija Jakarta membantah tudingan Marco Simic mengenai gaji sang pemain yang tidak dibayarkan pihak klub.
Diketahui, Marco Simic memutuskan keluar dari Persija secara sepihak.
Hal itu diumumkan Simic di instagram pribadinya.
"Dengan berat hati, saya harus mengumumkan bahwa saya telah mengakhiri kontrak saya secara sepihak dengan Persija Jakarta karena klub telah melanggar kontrak setelah tidak membayar gaji saya selama satu tahun,” tulis Marko SImic dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.
“Setelah 4,5 tahun pengabdian, 98 gol, 4 trofi, momen-momen yang tidak terlupakan, penghargaan individu dan rekor yang saya pecahkan, ini adalah keputusan tersulit dalam hidup saya,” ujarnya.
Pemain 34 tahun mengungkapkan bahwa dirinya telah menanti janji Persija Jakarta untuk melakukan pelunasan gaji selama berbulan-bulan.
Penyataan Resmi Klub
"Persija adalah klub yang patuh dan taat hukum. Tidak benar ada pernyataan yang menyebutkan bahwa gaji pemain tidak dibayar selama satu tahun." tulis Persija di laman resminya, Rabu (27/4/2022).
Persija mengungkapkan, penyesuaian gaji diberlakukan mengacu pada keputusan dari PSSI terkait pemberhentian kompetisi karena adanya pandemi Covid-19. Dasarnya adalah Surat Keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020.
"Dalam situasi itu, semua pemain termasuk Marko Simic sepakat akan kebijakan tersebut yang dituangkan dalam adendum pertama sehingga semua berjalan sebagaimana mestinya. Namun pada perjalanannya, Marko Simic memiliki pemahaman yang berbeda untuk adendum selanjutnya."
"Di sisi lain, Marko Simic tetap menerima jumlah gaji yang telah disesuaikan tersebut tanpa keluhan apa pun. Dalam prosesnya Persija Jakarta terus berupaya untuk menyamakan pemahaman terkait adendum selanjutnya."
"Pada dasarnya, Persija Jakarta adalah klub yang selalu mendukung karier pemain. Tidak benar jika Persija berniat membahayakan karier seorang pemain, terlebih lagi pemain tersebut telah berjuang bersama-sama dan meraih banyak prestasi. Sementara itu, Persija akan selalu mengikuti proses yang akan terjadi ke depannya."