Mengungkap Rahasia Kitab Optik, Temuan Besar Ibnu Al-Haitsam

Sejarah panjang sains tak lepas dari rasa penasaran manusia terhadap fenomena alam semesta. Ibnu Al-Haitsam adalah seorang matematikawan.

Editor: lodie tombeg
kompas.com
Alat optik untuk mengamati objek jauh. 

Ada beberapa terjemahan Latin dari karya Tentang Konfigurasi Dunia, sebuah buku yang memengaruhi Georg Peuerbach.

Secara umum, Ibnu Al-Haitsam juga merupakan orang pertama yang mempelajari bagaimana cara kerja mata untuk melihat. Kamera yang dibuatnya pertama kali adalah kamera obscura atau lebih dikenal sebagai kamera lubang jarum, sebagaimana dilansir Kompas.com.

Benda ini menujukkan bagaimana cahaya bisa digunakan untuk memproyeksikan gambar pada permukaan datar.

Saat membuat kamera pertama, Ibnu Al-Haitsam melakukan serangkaian percobaan tentang optik. Dalam berbagai eksperimennya, dia menggunakan istilah Al-Bayt al-Muthlim yang diterjemahkan sebagai ruang gelap.

Ibnu Al-Haitsam dalam berbagai makalahnya juga menjelaskan bagaimana cara kerja kamera dalam membentuk sebuah citra atau gambar. Meski membuatnya, Ibnu Al-Haitsam mengaku bahwa bukan dia yang menemukannya.

Dia menyatakan "Et nos non inventimus ita" dalam bahasa latin yang artinya, kami tidak menemukannya. Hal ini karena memang pada dasarnya ide awal kamera telah dijelaskan oleh seorang filsuf China bernama Mozi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ibnu Al-Haitsam, Ahli Optik dan Pembuat Kamera Pertama"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved