Liga Italia
Jelang Derby, Allegri Fokus Amankan Zona Liga Champions
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengatakan dirinya tetap akan mengunggulkan Inter Milan meraih scudetto, sebelum bersua dengan Si Nyonya Tua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Allegri.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengatakan dirinya tetap akan mengunggulkan Inter Milan meraih scudetto, setidaknya sebelum bersua dengan Si Nyonya Tua.
Duel sengit bakal tersaji dalam lanjutan pekan ke-31 Liga Italia 2021-2022 di Allianz Stadium yang mempertemukan tuan rumah Juventus dengan Inter Milan.
Laga ini akan dihelat pada Minggu (3/4/2022) waktu setempat atau Senin dini hari pukul 01.45 WIB.
Kedua tim memiliki kans yang sama untuk bisa keluar sebagai pemenang dalam pertandingan guna memperbaiki posisi di klasemen Liga Italia.
Baik Juventus maupun Inter Milan memiliki misi yang berbeda dalam pertandingan kali ini.
Inter Milan yang bertindak sebagai tim tamu datang dengan misi menjaga asa mempertahankan gelar scudetto.
Saat ini, I Nerrazzuri berada di posisi ketiga dengan perolehan 60 poin, terpaut tiga angka dari Napoli di peringkat kedua dan enam angka dari rival sekota AC Milan di puncak klasemen.
Dengan memiliki satu laga tunda, Inter berpotensi untuk mengkudeta AC Milan dengan cara harus memenangkan laga melawan Juventus.
Kendati Juventus juga masih diunggulkan untuk bisa meraih scudetto, Allegri menampik anggapan tersebut dan mengatakan bahwa fokusnya adalah mengamankan tempat untuk Liga Champions musim depan.
“Sulit untuk mengatakan siapa favoritnya, saya pikir Inter, bersama Napoli dan Milan, adalah salah satu kandidat untuk memenangkan scudetto,” ujar Allegri, dikutip BolaSport.com dari Football Italia.
Allegri mengatakan, timnya harus harus tampil luar biasa di depan juara Italia, dan mengalahkan mereka guna mengkonsolidasikan tempat keempat.
“Inter masih difavoritkan untuk memenangkan scudetto, setidaknya sampai besok malam."
Ia menambahkan, tantangan Juventus akan fokus meraih banyak poin demi lolos ke Liga Champions.
“Untungnya, ini adalah pertandingan yang mempersiapkan diri secara psikologis, saya tidak perlu mendorong mereka untuk merasa termotivasi dan terkonsentrasi,” tutur Allegri. (*)