Langgar Aturan FIFA, Iran Terancam Gagal Tampil di Piala Dunia
Jika Iran ditendang dari Piala Dunia 2022, timnas Italia yang menduduki peringkat keenam dalam ranking FIFA berpeluang main di Qatar.
TRIBUNGORONTALO.COM - Iran menang 2-0 atas Lebanon, pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, Rabu (30/3/2022).
Namun Iran kembali membuat kontroversi, usai melarang wanita untuk menonton pertandingan sepak bola di stadion.
Berdasarkan laporan yang beredar, ada 2.000 wanita yang sudah membeli tiket laga Iran vs Lebanon tetapi mereka dilarang masuk ke Imam Reza Stadium, Masyhad.
Sebagaimana laporan media-media Iran, para wanita yang dilarang masuk tersebut, kemudian melakukan protes di luar stadion. Mereka malah diusir oleh polisi dengan menggunakan semprotan merica.
"Sekitar 2.000 wanita Iran, yang telah membeli tiket untuk pertandingan Iran-Lebanon, hadir di sekeliling stadion Imam Reza, tetapi tidak bisa masuk ke stadion," tulis kantor berita Iran, ISNA dikutip Kompas.com.
Setelah revolusi pada 1979, Iran telah melarang wanita untuk menonton pertandingan sepak bola.
Ulama di Iran yang memainkan peran utama dalam pengambilan keputusan, berpendapat bahwa wanita harus dilindungi dari atmosfer maskulin dan pandangan pria setengah berpakaian.
Namun, FIFA memberikan ultimatum kepada Iran pada September 2019 untuk mengizinkan perempuan menghadiri stadion, atau Iran akan diberikan hukuman jika tidak memberikan izin.
Sejak 2019, Iran akhirnya mengizinkan perempuan menonton pertandingan sepak bola di stadion dengan jumlah terbatas.
Dengan berulangnya larangan ini, Iran yang telah lolos ke Piala Dunia 2022 dilaporkan terancam dihukum FIFA dan skenario terburuk dapat gagal tampil di Qatar.
Bahkan, salah satu anggota Federasi Sepak Bola Iran, Mehrdad Seradschi, sampai menuliskan suatu kekhawatiran melalui cuitan di Twitter.
"Kami (timnas Iran) mendengarkan berita yang mengkhawatirkan dari FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC)," tulis Mehrdad Seradschi.
Secara teori FIFA dapat mempromosikan sebuah negara dengan koefisien tertinggi yang gagal ke Piala Dunia, untuk menggantikan tim yang dikeluarkan dari kompetisi internasional.
Hal ini sejalan Pasal 6 Peraturan FIFA, "Jika ada asosiasi yang menarik diri atau dikeluarkan dari kompetisi, FIFA akan memutuskan masalah tersebut atas kebijakannya sendiri dan akan mengambil tindakan apa pun yang dianggap perlu."
" Jika Iran ditendang dari Piala Dunia 2022, timnas Italia yang menduduki peringkat keenam dalam ranking FIFA berpeluang main di Qatar. Akan tetapi, media-media Italia menilai skenario tersebut akan sangat sulit terwujud,"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Timnas-Iran.jpg)