Selasa, 3 Maret 2026

Ini Alat Elektronik yang Punya Daya Siaga Tinggi

Perlu Anda ketahui! Beberapa alat eletronik perlu dimatikan untuk menghemat listrik, jika tidak digunakan lagi.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Ini Alat Elektronik yang Punya Daya Siaga Tinggi
kompas.com
Laptop 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perlu Anda ketahui! Beberapa alat eletronik perlu dimatikan untuk menghemat listrik, jika tidak digunakan lagi. Begitu juga dengan peralatan eleltronik yang tidak boleh dicolok ke stopkontak untuk menghindari kostleting.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak alat elektronik yang berperan untuk melengkapi kehidupan manusia.

Pemakaian alat elektronik ini tentunya membutuhkan energi listrik dan biaya yang harus dikeluarkan.

Akan tetapi, banyak orang yang masih mengabaikan penghematan listrik ketika perangkat elektronik ini tidak digunakan.

Dilansir Good Housekeeping, Rabu (30/3/2022), banyak orang yang sering mengabaikan peralatan di rumah yang menghabiskan energi saat tidak dimatikan.

"Daya siaga (standby) adalah listrik yang digunakan oleh peralatan saat dimatikan atau dalam 'mode istirahat'," jelas Chris Saunders, pakar energi rumah tangga dan pendiri LoopEnergySaver.com.

Dia menjelaskan, hampir semua peralatan elektronik akan menarik daya secara terus-menerus kecuali dimatikan atau dimatikan dari sumber listriknya. Adapun untuk menghemat listrik, matikan lima peralatan elektronik di rumah ini.

1. Televisi

Meskipun produsen TV modern telah meningkatkan efisiensi mode standby, Anda masih akan menghemat energi dengan mematikannya sepenuhnya.

Jika Anda memiliki model yang lebih tua, mematikannya bahkan lebih penting. "Saat TV tidak dimatikan dan dibiarkan dalam mode standby, menjadi salah satu penyebab utama pemborosan energi.

Jika Anda memiliki beberapa perangkat televisi di rumah, ini dapat menambah pemborosan dengan cepat," ungkap Saunders. Baca juga: Penggunaan Alat Elektronik Ini Meningkat karena Remote Working

2. Komputer

"Jika Anda cenderung membiarkan komputer Anda menganggur, ingatlah bahwa screen saver komputer tidak menghemat energi," tutur Saunders.

Bila Anda ingin menjaga penggunaan energi seminimal mungkin, ubah pengaturan Anda sehingga langsung masuk ke mode tidur atau lebih baik lagi, matikan.

Mematikan komputer Anda juga akan membuatnya bertahan lebih lama, karena masa pakai komputer bergantung pada seberapa banyak komputer tersebut digunakan.

3. Ponsel, tablet, dan laptop

Jika tidak memiliki komputer di rumah, kemungkinan Anda memiliki laptop.

Dari 2.700 rumah tangga di Inggris saja dengan perangkat komputer, 57 persen di antaranya memiliki laptop pada tahun 2020 menurut Statista.

Tidak mengherankan, bahkan lebih banyak orang memiliki ponsel hampir 83 persen dari semua orang dewasa.

Semua orang bersalah karena membiarkan ponsel, tablet, dan laptop tetap terhubung, bahkan ketika mereka sudah terisi penuh.

"Membiarkan ponsel, tablet, atau laptop Anda dalam keadaan terpasang dan dalam keadaan penuh akan membuang energi secara sia-sia," ujar Saunders.

4. Konsol game

Konsol game mungkin tidak setinggi daftar prioritas Anda seperti halnya untuk anak-anak Anda, tetapi penting untuk diingat dalam hal penghematan energi.

"Dalam keadaan siaga, sebuah konsol game dapat menggunakan energi yang cukup banyak, jadi sangat penting untuk mendorong anak-anak dan remaja untuk mematikannya segera setelah selesai," ungkap Saunders.

310322-stopkontak
Stopkontak listrik


6 Barang Elektronik yang Tak Boleh Dicolok ke Stopkontak Kabel

Stopkontak kabel (extension stopkontak) merupakan soket tambahan untuk memenuhi kebutuhan stopkontak utama yang ada di dinding.

Namun, perlu kamu ketahui bahwa tidak semua barang elektronik bisa dicolokkan ke stopkontak kabel.

Sebab, beberapa barang elektronik dapat membebani sirkuit stopkontak kabel secara berlebihan, sehingga menyebabkan panas berlebih atau bahkan kebakaran.

Dilansir dari beberapa sumber, Senin (21/3/2022), di bawah ini adalah barang elektronik yang tidak boleh dicolok ke stopkontak kabel. 

Air Conditioner

AC dirancang untuk siklus hidup dan mati, dan menarik arus dalam jumlah besar saat dinyalakan.

Jadi, aktivitas ini dapat membebani stopkontak kabel dan menyebabkan pemutus arus trip atau menyebabkan panas berlebih yang berbahaya. Oleh karena itu, steker AC harus selalu dicolok ke stopkontak khusus, bukan stopkontak kabel.

Kulkas dan freezer

Barang elektronik dengan daya besar seperti kulkas dan freezer membutuhkan banyak daya, yang mana ini dapat dengan mudah membebani stopkontak kabel.

Jadi steker kulkas dan freezer harus dipasang langsung ke stopkontak utama. Jika dipasangkan ke stopkontak kabel, ini dapat menimbulkan risiko listrik 'jetrek' alias listrik padam.

Rice cooker

Rice cooker juga merupakan salah satu barang elektronik yang menyedot banyak daya ketika proses memasak nasi, sehingga tidak aman apabila dicolokkan ke stopkontak kabel.

Untuk mencolokkan steker rice cooker, kamu juga memerlukan stop kontak utama yang ada di dinding.

Microwave

Microwave adalah barang elektronik dapur untuk memanggang, memasak, dan memanaskan kembali makanan dalam waktu singkat.

Tetapi, penggunaan microwave membutuhkan lebih banyak energi listrik daripada yang dapat disediakan oleh soket tambahan seperti stopkontak kabel.

Seperti oven listrik konvensional, microwave juga harus memiliki stopkontak khusus tersendiri dan tidak bisa digabungkan dengan perangkat elektronik lain.

Panggangan roti Jika pernah mengintip ke dalam pemanggang roti, kamu tahu bahwa bagian dalamnya adalah sekumpulan kabel yang memanaskan hingga suhu panas untuk memanggang roti.

Tarikan arus yang dibutuhkan panggangan roti dapat dengan mudah menyebabkan stopkontak kabel menjadi terlalu panas. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Peralatan Elektronik yang Harus Dimatikan untuk Menghemat Energi"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved