Lapas Gorontalo Latih Warga Binaan Jadi Imam Tarawih
Artinya, akan ada 54 WBP yang akan bergantian memimpin salat tarawih pada Ramadhan 2022 nanti.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Menjelang Ramadhan 2022, Lapas Kelas II A, Kemenkumham Gorontalo melatih warga binaan (WBP) menjadi imam tarawih.
Pelatihan yang diikuti oleh oleh 54 peserta itu, menggandeng Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo. Pelatihan berlangsung enam hari sejak 16 Maret hingga 21 Maret 2022.
Artinya, akan ada 54 WBP yang akan bergantian memimpin salat tarawih pada Ramadhan 2022 nanti.
Sejak Sabtu (19/3/2022) pagi, para WBP ini sudah memadati masjid yang berada di dalam lapas tersebut. Puluhan WBP itu menggunakan pakaian muslim, lengkap dengan peci.
"Semua warga binaan sangat antusias dalam mengikuti ini, terlebih tata cara baca Al- Quran yang benar, dengan menggunakan metode bayati," ungkap Saputra Paputungan, mentor yang ditunjuk melatih para WBP kepada TribunGorontalo.com.
Pria 25 tahun itu menjelaskan, kegiatan ini tujuannya untuk meningkatkan kualitas ibadah. Selain itu, juga untuk membentuk karakter serta meningkatkan mental WBP agar sesuai dengan Alquran dan hadist.
Setelah pelatihan, nantinya seluruh peserta akan dibagi untuk menjadi imam di lingkungan masjid lapas.
Karena itu, ia berharap kegiatan yang digelar di masjid lapas itu mampu melahirkan imam-imam baru, yang nantinya akan memakmurkan masjid ketika mereka bebas dari masa tahanan.
"Semoga kegiatan ini dapat melahirkan imamimam yang selepasnya mereka dari sini bisa menjadi imam wilayah mereka masing-masing,” tutup pria itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Peserta-imam-di-WBP.jpg)