Rabu, 11 Maret 2026

Kepala BI Gorontalo, ​​Rony Widijarto Purubaskoro Paparkan Strategi Pencegahan Inflasi

Pemaparan itu dilakukan pada High Level Meeting (HLM) TPID provinsi dan kabupaten-kota se-Gorontalo, Jumat (18/3/2022).

Tayang:
zoom-inlihat foto Kepala BI Gorontalo, ​​Rony Widijarto Purubaskoro Paparkan Strategi Pencegahan Inflasi
TribunGorontalo.com/Ist
Pemaparan pada High Level Meeting (HLM) TPID provinsi dan kabupaten-kota se-Gorontalo, Jumat (18/3/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Rony Widijarto Purubaskoro memaparkan asesmen perekonomian dan tracking inflasi Gorontalo di Triwulan I 2022.

Pemaparan itu dilakukan pada High Level Meeting (HLM) TPID provinsi dan kabupaten-kota se-Gorontalo, Jumat (18/3/2022).

Dalam kesempatan itu, Rony melengkapi pemaparannya dengan rekomendasi kebijakan TPID. Rekomendasi yang menyasar strategi 4K itu, yakni Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga, dan Komunikasi yang Efektif.

Adapun HLM yang digelar secara luring itu dilakukan sebagai bentuk quick response TPID untuk antisipasi jelang HBKN Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H. Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim memimpin langsung pertemuan tersebut.

Pada Februari 2022 inflasi Gorontalo mencatat deflasi sebesar -0.37 % (mtm) melanjutkan deflasi bulan sebelumnya sebesar -0.22 % (mtm). 

Capaian deflasi Gorontalo terutama dipicu oleh komoditas minyak goreng sejalan dengan penetapan HET oleh Pemerintah, dan beberapa komoditas bumbu-bumbuan seperti tomat, bawang merah sejalan dengan meningkatnya ketersediaan pasokan pasca tibanya musim panen.

Sementara itu, tercatat komoditas bahan bakar rumah tangga (BBRT) mejadi penahan deflasi seiring dengan peningkatan tarif LPG 12 kg non subsidi oleh Pemerintah.

Disamping itu, beberapa komoditas seperti sabun mandi, sabun cair, kue kering juga memberi andil pada meningkatnya inflasi inti seiring dampak pergerakan harga komoditas dunia seperti CPO, Gandum akibat tekanan geopolitik Rusia-Ukraina. 

Di sisi lain, pasokan minyak goreng terpantau membaik seiring dengan telah direalisasikannya pengiriman minyak goreng sebanyak 1.000.093 ton ke Gorontalo dari PO sebelumnya. 

Namun perlu diwaspadai ada potensi kelangkaan stok minyak goreng curah ke depan, pasca dicabutnya HET Minyak Goreng Kemasan dan/atau Premium yang memicu meningkatnya permintaan akan minyak goreng curah.

Ke depan, inflasi Gorontalo diperkirakan masih dalam rentang target nasional. Meski begitu, terdapat beberapa hal yang perlu diwaspadai, khususnya dari kelompok Volatile Foods. Hal itu seiring tibanya HBKN Bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang akan mendorong meningkatnya permintaan masyarakat. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved