Empat Perubahan Utama Kriteria Peraih Ballon D'Or Tahun Ini

Kriteria untuk mendapatkan gelar bergengsi, Ballon D'Or akan sedikit diubah dari musim ini. Ballon d'Or memang dianggap sebagai gelar paling bergengsi

Editor: Lodie Tombeg
Getty/Chris Button
Ballon D'Or 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kriteria untuk mendapatkan gelar bergengsi, Ballon D'Or akan sedikit diubah dari musim ini. Ballon d'Or memang dianggap sebagai gelar paling bergengsi di sepak bola.

Beberapa nama ikonik telah memenangkan penghargaan beberapa kali selama bertahun-tahun.

Namun kali ini, kriteria untuk mengklaim trofi tertentu, sedang diubah oleh France Football untuk tahun ini dan seterusnya.

Bintang PSG, Lionel Messi merupakan orang terakhir yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Legenda FC Barcelona, ​​​​memenangkan penghargaan bergengsi itu pada tahun 2021 untuk ketujuh kalinya dalam karir profesionalnya.

Selanjutnya, pengoleksi terbanyak trofi Ballon D'Or dipegang Cristiano Ronaldo pada lima kesempatan di masa lalu.

Sementara legenda Johan Cruyff, Michel Platini dan Marco Van Basten, masing-masing memiliki tiga penghargaan disematkan atas nama mereka.

Sebelumnya, nama-nama diatas dinilai berdasarkan upaya mereka sepanjang tahun kalender.

Tetapi penentuan pemenang nanti akan berubah menggunakan sistem baru. Penentuan itu akan didasarkan kinerja dalam satu musim yang bakal diterapkan.

Baca juga: Ronaldo Kenang Momen Indah di Madrid: Langsung Jatuh Cinta Lihat Georgina

Dikutip Goal, Jumat (11/3/2022), France Football yang telah membagikan penghargaan tersebut sejak 1956 dan memperkenalkan Ballon d'Or Feminin pada 2018 mengungkapkan, ada empat perubahan utama akan dilakukan pada proses mengidentifikasi talenta terbaik dunia.

1. Jadwal yang lebih konsisten

Karena penghargaan itu, awalnya dirancang untuk merayakan pemain terbaik setahun. Sejak itu tidak ada perubahan signifikan di level ini.

Ballon D'Or yang mewajibkan, secara de facto, untuk menilai dan mengukur dua setengah musim; Januari hingga Juli dan Agustus hingga Desember (kadang-kadang disertai dengan perubahan klub di luar musim) daripada satu musim dalam keseluruhan dan kesinambungannya.

Karenanya, edisi berikutnya France Football akan memperhitungkan seluruh musim 2021-22 yang akan berakhir dengan Euro Wanita (6-31 Juli 2022). Namun, Piala Dunia di Qatar (21 November-18 Desember 2022) akan dimasukkan dalam edisi Ballon d'Or 2023.

2. Daftar yang lebih kuat

Ballon d'Or dimulai segera setelah daftar nominasi terkenal dibuat (tiga puluh untuk pria, dua puluh untuk wanita dan sepuluh untuk Piala Yachine dan Kopa), diputuskan untuk memperkuat langkah penting ini.

"Untuk menampilkan pelamar terpilih seadil-adilnya, tak terbantahkan, dan relevan, kami bertindak untuk mengubah proses hingga saat ini, terutama melibatkan para penulis France Football," terang France Football dilansir Goal, Jum'at (11/3/2022).

Pada daftar jurnalis France Football dan L'Équipe kini akan ditambahkan duta Ballon D'Or, Didier Drogba (untuk Ballon D'Or pria, Piala Yachine dan Kopa).

3. Sistem pemungutan suara yang lebih ketat

Ballon d'Or telah berubah dari enam belas juri Eropa (1956) menjadi seratus tujuh puluh (2021) tersebar di seluruh dunia.

Karena tidak ada pertanyaan untuk mengabaikan prinsip demokrasi pendiri (semua suara sama, apa pun negaranya).

Idenya adalah untuk membatasi juri pada "elit", hingga penikmat sejati. Dengan demikian, hanya perwakilan dari seratus negara pertama dalam peringkat FIFA (dan lima puluh untuk wanita) yang akan memenuhi syarat untuk memilih calon pemenang.

Pengetatan guna memperkuat tingkat keahlian dan membatasi suara khayal (jarang).


4. Aturan yang lebih jelas

Karena aturan tidak banyak berubah sejak awal kemunculan dan kriteria sering menimbulkan perdebatan.

"Kami pikir tepat untuk menyegarkan hierarki elemen konstituen, dalam pemungutan suara untuk konsistensi dan kejelasan yang lebih besar. Dan menghindari ambiguitas," lanjut France Football.

Ballon d'Or adalah penghargaan individu. Juga secara logis, kriteria nomor 1 akan fokus terutama pada kinerja individu dan karakter yang menentukan dan mengesankan dari para pesaing.

Sepak bola tetap menjadi olahraga kolektif terlepas dari segalanya. Kriteria nomor 2 akan fokus pada kinerja kolektif dan rekor yang terakumulasi sepanjang musim. Akhirnya, kriteria nomor 3 akan menyangkut kelas pemain dan rasa fair play-nya.

"Karena memberi contoh juga penting. Yang paling penuh perhatian, akan memperhatikan hilangnya (kriteria) karier pemain."

Empat perubahan ini dinilai France Football sebagai langkah untuk mempertimbangkan perebutan Ballon d'Or sebagai kompetisi terbuka, bukan lagi sebagai pelestarian. (jil)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved