Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia-Gorontalo Terbentuk, Erwin Beber Beberapa Program
Pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Gorontalo dilantik Ketua Umum Pengurus Pusat (PDHI) Dr drh Muhammad Munawaroh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/130222-Konpres-PDHI.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Gorontalo resmi terbentuk. Ketua Umum Pengurus Pusat (PDHI) Dr drh Muhammad Munawaroh MM melantik pengurus baru Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo, Minggu (13/2/2022).
Munawaroh kepada TribunGorontalo.com mengatakan, pengurus PDHI Cabang Gorontalo yang baru dilantik harus berkolaborasi dengan pemerintah daerah yang terdiri dari 5 kabupaten dan kota.
Muhammad menambahkan, PDHI Cabang Gorontalo agar bisa bersilaturahmi dan memperkenalkan pada pejabat pemerintah agar pemerintah memahami apa tugas pokok dan fungsi dari pada dokter hewan. Kemudian mensosialisasikan bahwa dokter hewan yang ada di wilayah Provinsi Gorontalo ini bisa membantu program pemerintah.
Jadi ini kaitanya, kata dia, contoh dalam rangka pembebasan penyakit (zoonosis) atau rabies di Gorontalo. Daerah ini masih belum bebas rabies, para dokter hewan yang ada di Gorontalo ini bisa diberdayakan oleh pemerintah dalam rangka melakukan vaksinasi rabies.
Selain itu, kata Muhammad, perlu PDHI Gorontalo berkolaborasi dengan media dalam mensosialisasikan program tentang kesehatan Hewan. "Dalam kegiatan ini kami juga akan berkolaborasi dengan media, karena media adalah patner dan untuk meluruskan, mensosialisasikan program-program tentang kesehatan hewan," ujarnya.
Ketua PDHI Cabang Gorontalo drh Tri Ananda Erwin Nugroho MSc menyatakan, pengurus baru sebanyak 15 orang. Yang terdata baru bergabung keseluruhan ada 57 orang.
"Paling penting kita akan mencegah penyebaran penyakit (zoonosis) rabies, salah satunya juga kemudian toksoplasma yang bisa membuat mandul manusia. Kemudian menekan populasi dan penyakit-penyakit lain," kata Erwin.
Kata Erwin, ada beberapa program yang bisa ditawarkan, yaitu disahkan pengembangan ternak dengan kemudian ada bank feses sapi atau kotoran sapi yang memiliki nilai ekonomis. "Seharusnya kita menabung kotoran sapi jadi ini tempat mendapatkan uang atau jadi usaha," kata Erwin usai pelantikan.
Erwin berharap PDHI Cabang Gorontalo bisa diterima dan dikenal masyarakat Gorontalo. "Dari sini bisa melakukan kerja sama dengan pemerintah Gorontalo, khususnya untuk lima kabupaten, satu kota Gorontalo. Ini juga untuk menekan penyakit hewan seperti rabies," ujarnya. (apr)