Ada Percikan Api di Rumah Warga, Pedagang Pasar Limboto-Gorontalo Berhamburan
Satu rumah milik warga di Jalan Prof Dr Shamina Nur, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo hampir terbakar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/020222-Petugas-PLN.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto - Satu rumah milik warga di Jalan Prof Dr Shamina Nur, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo hampir terbakar setelah kabel lost contact mengalami korslet, Selasa (1/2/2022) pukul 23.00 Wita.
Kejadian bermula ketika Sakina, karyawan di apotik Mitra tersebut baru saja pulang dari mengunjungi temannya, di Kos Trian. Namun dia melihat ada percikan api di atas rumah pemilik kosan.
Sakina kemudian memberitahu warga sekitar yang kebetulan masih nongkrong di dekat Depot Trian.
Lalu warga setempat segera memberitahu pemilik kosan yang langsung berlari ke belakang rumahnya untuk memerintahkan anak-anak kosnya untuk mengamankan sepeda motor mereka.
"Keluarkan motor, cepat!" teriak pemilik kos kepada penghuni kosan.
Seketika suasana menjadi panik, para penghuni kos mengamankan barang-barang berharga mereka, dan warga sekitar kompleks Pasar Limboto berhamburan keluar untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.
Beberapa menit kemudian, petugas PLN dan tim damkar Kabupaten Gorontalo tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api dan memutus aliran listrik.
Menurut pengakuan Usman Molou, selaku pemilik rumah dan juga kosan memberikan penjelasan bahwa kabel yang korslet merupakan penghubung antara rumahnya dengan perumahan Latorong yang berada tepat di belakang rumahnya.
"Penyebabnya adalah lost kontak. Mungkin terlalu banyak pemakaian yang di sebelah/ belakang rumah. Kan kebetulan kabelnya satu." Ungkap Usman Molou kepada TribunGorontalo.com.
Setelah sempat padam dalam beberapa menit, listrik kembali tersambung di kediaman bapak Usman sekitar pukul 23.45 Wita. (jil)