Sabtu, 21 Maret 2026

Pemecatan Polisi Gorontalo

Owner FX Family Dipecat dari Polri, Onal: Kini Dana Investasi Kami Makin Tak Jelas

Owner FX Family, komunitas trading investasi yang baru-baru ini berpolemik, dicopot dari keanggotaan Polri.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Owner FX Family Dipecat dari Polri, Onal: Kini Dana Investasi Kami Makin Tak Jelas
Tribun Gorontalo
PEMECATAN - Upacara pemecatan Ariyanto Kadir Yusuf dipimpin Kapolda Gorontalo Akhmad Wiyagus di Lapangan Mapolda Gorontalo, Rabu (18/1/22). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Owner FX Family, komunitas trading investasi yang baru-baru ini berpolemik, dicopot dari keanggotaan Polri.

Upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PDTH) pria bernama Ariyanto Kadir Yusuf itu, dipimpin langsung oleh Kapolda Gorontalo, Akhmad Wiyagus di Lapangan Mapolda Gorontalo, Rabu (18/1/22).

Pemecatan itu pun lantas menuai komentar dari seorang anggota FX Family. Dihubungi via telepon, Onal mengungkapkan, bahwa pemecatan tersebut semakin mengaburkan nasib dari dana yang diinvestasikan ke bisnis trading Ariyanto.

Baca juga: Polda Gorontalo Pecat Tiga Anggota Termasuk Owner FX Family

PEMECATAN - Upacara pemecatan tiga anggota Polri di Lapangan Mapolda Gorontalo, Rabu (19/1/2022).
PEMECATAN - Upacara pemecatan tiga anggota Polri di Lapangan Mapolda Gorontalo, Rabu (19/1/2022). (Tribun Gorontalo)

Onal yang mengaku menginvestasikan dana besar ke Ariyanto pun mengaku resah, sebab pengembalian dana yang dijanjikan Ariyanto semakin tidak jelas. Apalagi jika ia terus berada dalam tahanan Polda Gorontalo.

“Ya dia dipecat, kini dana investasi kami makin tak jelas ini. Anyor (hanyut dana) ini,” ungkap Onal dengan nada lirih.

FX Family sendiri adalah bisnis investasi yang dijalankan oleh Ariyanto. Sistemnya dengan menarik dana dari masyarakat dan dijanjikan dana tersebut akan dilipatgandakan setiap bulan sebesar 25 persen. Jika ditotal, Ariyanto menjanjikan profit sebesar 300 persen untuk setiap warga yang menginvestasikan dananya.

Tuntutan pengembalian dana pun sudah sejak beberapa bulan ini disuarakan masyarakat. Bahkan, beberapa kali tuntutan itu disampaikan dengan menggelar aksi demonstrasi di depan Polda Gorontalo. (wan)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved