Dialog PMII Rayon FIS-UNG, Ikra Paulus: Ada yang Kurang dalam Pendidikan

Ada yang kurang dalam pendidikan di Indonesia termasuk Provinsi Gorontalo. Sehingga butuh wadah untuk menjawab hasil riset kebutuhan pendidikan.

Penulis: lodie tombeg | Editor: lodie tombeg
Tribun Gorontalo
DIALOG - PMII Rayon FIS-UNG menggelar dialog publik “Peran Gerakan Pemuda dan Mahasiswa dalam Merespons Sustain Devloment Goals (SDGS) Tujuan Ke-4 Pendidikan Berkualitas”, Bertempat di depan Wisata Religi Mesjid AL-Gazali, Rabu (22/12/2021). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ada yang kurang dalam pendidikan di Indonesia termasuk Provinsi Gorontalo. Sehingga butuh wadah untuk menjawab hasil riset kebutuhan pendidikan tersebut.

“Riset tentang pendidikan mengungkapkan, sudah banyak para mahasiswa di beberapa perguruan tinggi negeri, maupun swasta yang telah menduga ada yang kurang dalam pendidikan di Indonesia,” ujar Ketua Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fakultas Ilmu Sosial Ikra Paulus, Rabu (22/12/2021).

PMII Rayon FIS-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar dialog publik “Peran Gerakan Pemuda dan Mahasiswa dalam Merespons Sustain Devloment Goals (SDGS) Tujuan Ke-4 Pendidikan Berkualitas”, Bertempat di depan Wisata Religi Mesjid AL-Gazali.

Kata Ikra, kegiatan ini yang paling inti dalam akhir kepengurusan dia sebagai Ketua Umum Rayon FIS-UNG setelah pengkaderan yang digelar di kampus UNG sehari sebelumnya.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan puncak setelah pengkaderan Fakultas Ilmu Sosil Universitas Negeri Gorontalo," kata dia.

Tujuan dari dialog tersebut, kata Ikra, untuk memberikan edukasi kepada kalangan muda dan pelajar yang sudah mulai terpengaruh dengan isu pendidikan yang kurang baik, khususnya kepada seluruh kaum intelektual dari berbagai macam kampus di Gorontalo.

“Olehnya itu, kami PMII Rayon Fis-UNG, melaksanakan dialog publik yang terkait dengan “Peran Gerakan Pemuda dan Mahasiswa dalam Merespons Sustain Devloment Goals (SDGS) Tujuan Ke4 Pendidikan Berkualitas,” jelasnya.

Baca juga: Wapres Minta Nahdliyin Jadi Kekuatan Bangsa

Ikra menambahakan, ke depannya semoga akan ada wadah yang menjadi tempat untuk melakukan konsolidasi antarpelajar dan mahasiswa akan didukung oleh seluruh stakeholder khsushnya di kalangan pendidik sekolah atau kampus di Indonesia.

“Ia berharap, ke depan ini menjadi perhatian kita bersama dalam menyoroti pendidikan Indonesia, dan tentunya kita membutuhkan satu wadah untuk membangun konsolidasi antarseluruh pihak, khususnya mahasiswa yang menjadi agen of change dan part of solution,”jelasnya.

Sebelumnya, kegiatan itu diisi oleh para narasumber handal, yakni Halid Lemba Sos, MSc Akademisi FIS UNG. Dan Nursakina SSS Founder Pendidikan Non Formal An-Nuur Learning Center.

Adapun para peserta yang hadir, mahasiswa di perguruan tinggi Provinsi Gorontalo, komunitas pendidkan Provinsi Gorontalo. (apris nawu)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved