Sekolah Daring Bikin 13 Persen Anak Indonesia Alami Depresi

Kebijakan sekolah daring di era pandemi Covid-19 mempengaruhi psikologi anak didik. Psikolog Anak Seto Mulyadi menyebut 13 persen anak depresi.

Penulis: lodie tombeg | Editor: lodie tombeg
Tribunnews
Psikolog Anak Seto Mulyadi atau Kak Seto 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta — Kebijakan sekolah daring di era pandemi Covid-19 mempengaruhi psikologi anak didik. Psikolog Anak Seto Mulyadi menyebut 13 persen anak depresi karena terbebani kurikulum sekolah daring selama pandemi Covid-19.

Ia mengatakan pada masa seperti ini penyesuaian kurikulum harus dilakukan dengan membuat kurikulum darurat yang tak hanya menitikberatkan pada IPTEK, juga memasukan kesehatan fisik dan mental.

"Salah satu isi pendidikan ini kan bukan hanya iptek tapi juga kesehatan termasuk kesehatan fisik dan mental juga. Catatan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menemukan 13 persen anak depresi karena dibebani kurikulum yang terlalu berat tetapi yang secara daring," ujar pria yang kerap disapaKak Seto ini dalam kegiatan virtual, Senin (20/12/2021).

Ia mengatakan dalam pembelajaran online masalah tak hanya berasal dari kurikulum yang berat.
Juga dalam hal teknis seperti susah sinyal.

Baca juga: WHO: Omicron Menyebar Sangat Cepat ke 89 Negara

"Belum lagi kalau susah sinyal, kuota habis, handphone gadget atau laptop dipakai bergantian. Jadi mohon suasana belajar yang menyenangkan tetap diciptakan," kata dia.

Menurut Kak Seto, kurikulum pada anak haruslah pembelajaran yang bermakna, menyenangkan dan tidak terbebani target-target kurikulum untuk kenaikan kelas.
Baca juga: Survei Populi: Keyakinan Masyarakat Terkait Penanganan Covid-19 Dilakukan Pemerintah Cukup Tinggi

"Sekarang penting Itu kan hak hidup dan hak sehat termasuk mental dengan anak gembira. Dengan anak gembira, maka resiliensi (daya lenting) akan naik, imun kuat. Sedangkan anak yang depresi mudah sakit, itu malah kontraproduktif di masa pandemi sekarang ini,” kata Kak Seto. (Tribunnews)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved