Tangkapan Ikan Kota Gorontalo Menurun
Senin, 27 Agustus 2012 17:58 WITA
Berita Terkait
- Wisata Pantai Olele Siap Go Internasional
- Partai Demokrat Incar 10-12 Kursi DPRD Provinsi Gorontalo
- Di Gorontalo Soal UN Paket C Belum Ada Sama Sekali
- Puluhan Ribu Siswa di Gorontalo Batal UN
- Duh! Dijadwalkan Rabu, UN di Gorontalo Digeser Lagi…
- Pengedar Shabu 7 Gram Asal Gorontalo Diringkus
- Gorontalo Utamakan Hukum Bukan Kekuasaan Politik
- Tahun 2012, 863 Perempuan Gorontalo Ceraikan Suaminya
- Pembangunan RS Provinsi Gorontalo Harus Melihat Asas…
- Anggra: Pantai Olele Magnet Wisata Gorontalo
Laporan Wartawan Tribun Manado Budi Susilo
GORONTALO,TRIBUNGORONTALO.COM-Hasil tangkapan ikan Kota Gorontalo semenjak puasa Ramadan dan Lebaran mengalami penurunan produksi.
Anas S Badjeber, Kadis Perikanan Kota Gorontalo, menuturkan, penurunan terjadi akibat adanya musim angin timur.
"Musim ini jatuh di Juni, Juli dan Agustus," urainya kepada tribungorontalo, Senin (27/8/2012).
Akibat hal ini, pasokan ikan terbatas. Apalagi kondisi ini tidak diimbangi oleh jumlah permintaan yang meningkat karena musim puasa dan lebaran akibatnya harga ikan di Kota Gorontalo membumbung.
"Banyak yang ngeluh, musim puasa dan lebaran ikan harganya kenapa mahal-mahal ?," ungkapnya menceritakan kembali keluhan konsumen.
Berdasarkan pantauan harga oleh tribungorontalo saat itu, harga ikan Lajang Rp 10 ribu per kg tapi naik Rp 17 ribu per kg, bahkan sampai Rp 21 ribu per kg. Sementara ikan Batu per kg capai harga 60 ribu, padahal harga normalnya Rp 40 ribu per kg.
Tetapi optimis Anas, usai lebaran harga-harga ikan akan kembali normal pada harga yang terjangkau. "September ini, kira-kira minggu ketiga akan ada musim angin barat," ungkapnya.
Menurutnya, musim angin barat itu merupakan momen cuaca yang bersahabat bagai aktivitas pelayaran para nelayan.
"Jumlah nelayan kita totalnya 3 ribuan orang. Dominan pakai kapal katinting, pasti optimis pasokan akan terpenuhi," tuturnya. (*)
PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN
-19 Juni sampai 18 Juli 2012 total 290 ton -19 Juli sampai 19 Agustus total 260 ton
Penulis : taufiq
Editor : taufiq
